LintasWarganet.com – 27 April 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi melantik Hanif Faisol Nurofiq sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan pada tanggal 27 April 2026 di Istana Negara, Jakarta. Penunjukan ini menandai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat kebijakan ketahanan pangan nasional menjelang pemilihan umum mendatang.
Hanif Faisol Nurofiq, yang berusia 42 tahun, lahir di Bandung, Jawa Barat. Ia menamatkan pendidikan S1 di Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran, dan melanjutkan studi Magister Kebijakan Publik di Universitas Indonesia. Selama masa akademis, ia menulis tesis tentang inovasi rantai pasok pangan berkelanjutan yang kemudian dipublikasikan dalam jurnal internasional.
Karier profesionalnya dimulai sebagai analis kebijakan di Kementerian Pertanian pada tahun 2008. Berikut rangkaian jabatan penting yang pernah diembannya:
- 2010-2013: Staf Ahli Program Peningkatan Produktivitas Padi
- 2014-2017: Kepala Divisi Riset dan Pengembangan Pangan
- 2018-2021: Direktur Eksekutif Lembaga Pengembangan Industri Pangan (LPIP)
- 2022-2025: Penasihat Senior Menteri Pertanian untuk Kebijakan Ketahanan Pangan
Selama menjabat di LPIP, Hanif berhasil meningkatkan nilai ekspor komoditas pangan tradisional Indonesia sebesar 15% melalui program promosi internasional dan pelatihan bagi petani serta pelaku industri kecil menengah. Ia juga memprakarsai platform digital yang menghubungkan petani dengan pasar modern, mengurangi kehilangan hasil panen hingga 8%.
Sebagai Wakil Menko Pangan, Hanif menargetkan tiga prioritas utama: (1) memperkuat jaringan logistik pangan dalam negeri, (2) mendorong adopsi teknologi pertanian presisi, dan (3) meningkatkan ketersediaan pangan bergizi bagi masyarakat rentan. Ia menekankan pentingnya sinergi antar kementerian, swasta, dan lembaga internasional untuk mengatasi tantangan perubahan iklim dan fluktuasi harga komoditas.
Pengamat politik menilai bahwa penunjukan Hanif mencerminkan keinginan pemerintah untuk mengedepankan profesionalisme teknis dalam kabinet, sekaligus menambah legitimasi kebijakan pangan di mata publik. Dengan latar belakang akademis dan pengalaman lapangan yang luas, diharapkan Hanif dapat mengoptimalkan koordinasi kebijakan lintas sektor demi tercapainya ketahanan pangan yang berkelanjutan.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet