LintasWarganet.com – 09 Mei 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmen kuat Indonesia dalam mendukung proses perdamaian antara Kamboja dan Thailand saat KTT ASEAN ke‑48 digelar di Cebu, Filipina pada 12‑15 Mei 2024.
Dalam sambutan resmi, Prabowo menyoroti pentingnya dialog terbuka sebagai mekanisme utama untuk menyelesaikan sengketa perbatasan yang telah lama memicu ketegangan di kedua negara. Ia menambahkan bahwa stabilitas kawasan tidak dapat dipisahkan dari keberhasilan perundingan damai yang melibatkan semua pihak terkait.
Presiden juga menyinggung situasi di Myanmar, menekankan bahwa ASEAN harus tetap konsisten dalam mempromosikan dialog politik dan menghormati hak asasi manusia. Ia menegaskan bahwa Indonesia siap menjadi fasilitator atau penengah bila diperlukan, dengan mengacu pada prinsip non‑intervensi dan persetujuan bersama.
- Indonesia menawarkan dukungan diplomatik dan teknis bagi kedua belah pihak Kamboja‑Thailand.
- Penekanan pada penyelesaian melalui jalur damai, menghindari eskalasi militer.
- Komitmen ASEAN untuk memperkuat mekanisme dialog regional, termasuk peran ASEAN Secretariat.
- Penekanan pada penghormatan hak asasi manusia dalam konteks Myanmar.
Para pemimpin negara anggota ASEAN menyambut positif pernyataan Prabowo, menyatakan bahwa kolaborasi multinasional akan mempercepat tercapainya solusi berkelanjutan. KTT ASEAN ke‑48 diharapkan menjadi momentum penting bagi upaya bersama menciptakan perdamaian dan stabilitas di Asia Tenggara.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet