LintasWarganet.com – 09 Mei 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa pencapaian swasembada pangan telah meningkatkan citra Indonesia di mata banyak negara. Pernyataan tersebut disampaikan saat beliau meninjau Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Provinsi Gorontalo pada Sabtu, 9 Mei 2026.
Beberapa capaian utama yang diangkat antara lain:
- Peningkatan produksi beras nasional mencapai 38,2 juta ton pada 2025, melampaui target 35 juta ton.
- Produksi jagung naik menjadi 18,5 juta ton, menandai kenaikan 12% dibandingkan tahun sebelumnya.
- Ekspor produk pertanian, khususnya kopi dan kakao, mengalami pertumbuhan positif sebesar 8%.
- Penguatan sektor perikanan dengan peningkatan hasil tangkapan laut sebesar 6% berkat program modernisasi peralatan nelayan.
Berikut rangkuman data produksi utama tahun 2025 dibandingkan target 2026:
| Komoditas | Produksi 2025 (juta ton) | Target 2026 (juta ton) |
|---|---|---|
| Berasi | 38,2 | 40,0 |
| Jagung | 18,5 | 20,0 |
| Kedelai | 5,6 | 6,5 |
| Ikan Laut | 6,2 | 6,8 |
Keberhasilan swasembada pangan juga berdampak pada stabilitas harga pangan dalam negeri, menurunkan inflasi makanan menjadi di bawah 3% pada kuartal pertama 2026. Selain itu, Indonesia semakin dipercaya sebagai mitra strategis dalam forum‑forum internasional tentang ketahanan pangan, termasuk pertemuan G20 dan ASEAN.
Presiden Prabowo menutup kunjungan dengan menekankan pentingnya terus memperkuat inovasi pertanian, seperti penerapan teknologi digital, varietas unggul, dan sistem irigasi berkelanjutan. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk berkontribusi menjaga kedaulatan pangan, agar Indonesia tetap menjadi negara yang dihormati di panggung dunia.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet