Presiden Lakukan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri dan Luncurkan 166 SPPG di Tuban
Presiden Lakukan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri dan Luncurkan 166 SPPG di Tuban

Presiden Lakukan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri dan Luncurkan 166 SPPG di Tuban

LintasWarganet.com – 16 Mei 2026 | Presiden Republik Indonesia memimpin upacara groundbreaking di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu 16 Mei 2026. Acara tersebut menandai dimulainya pembangunan sepuluh Gudang Ketahanan Pangan Polri (GKPP) yang akan berfungsi sebagai pusat penyimpanan bahan pangan strategis bagi institusi kepolisian.

Selain itu, Presiden sekaligus meresmikan peluncuran operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri untuk tahun 2026. SPPG merupakan unit yang bertugas memastikan terpenuhinya kebutuhan gizi anggota Polri serta keluarganya di seluruh wilayah Indonesia.

Berikut rangkaian utama kegiatan dan poin penting yang disampaikan:

  • Groundbreaking dilakukan di lokasi yang telah dipilih sebagai kawasan industri terpadu, dengan rencana masing‑masing gudang memiliki kapasitas penyimpanan 2.500 ton beras, gula, minyak goreng, dan bahan pokok lainnya.
  • Sepuluh Gudang Ketahanan Pangan direncanakan selesai pada akhir 2028, sehingga dapat menambah cadangan pangan nasional sebesar 25.000 ton.
  • 166 SPPG akan tersebar di semua provinsi, dengan prioritas wilayah yang memiliki tingkat keparahan gizi rendah.
  • Setiap SPPG dilengkapi laboratorium gizi, dapur produksi makanan siap saji, dan fasilitas edukasi gizi bagi anggota Polri.
  • Anggaran total proyek diperkirakan mencapai Rp 1,2 triliun, didanai dari APBN dan kontribusi sektor swasta melalui skema public‑private partnership.

Pembangunan Gudang Ketahanan Pangan Polri diharapkan memperkuat ketahanan pangan nasional serta mendukung kesiapan operasional satuan kepolisian dalam situasi darurat. Sementara itu, peluncuran SPPG menegaskan komitmen Polri dalam meningkatkan kesejahteraan anggota melalui pemenuhan gizi yang optimal.

Presiden menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, institusi keamanan, dan sektor swasta untuk menciptakan sistem pangan yang resilient serta menjamin kesehatan anggota Polri yang menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan bangsa.