Pramono Segera Siapkan Sarana-Prasarana Dukung Gerakan Pilah Sampah di DKI Jakarta

LintasWarganet.com – 11 Mei 2026 | Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menegaskan bahwa pemerintah provinsi akan mempercepat penyediaan sarana dan prasarana untuk memperkuat gerakan pilah sampah di ibukota. Pernyataan ini disampaikan dalam rapat koordinasi bersama dinas terkait pada hari Senin, 8 Mei 2026.

Berbagai fasilitas akan segera dibangun atau ditingkatkan, antara lain:

  • Bank sampah di setiap kecamatan, yang akan menjadi titik kumpul bagi warga untuk menukarkan sampah terpilah dengan insentif.
  • Tempat pengumpulan khusus untuk plastik, kertas, logam, dan organik di area publik seperti pasar, terminal, dan sekolah.
  • Fasilitas daur ulang skala menengah di kawasan industri, dengan kapasitas mengolah hingga 15.000 ton sampah per tahun.
  • Pusat edukasi lingkungan yang dilengkapi ruang pelatihan bagi petugas kebersihan dan relawan komunitas.

Anggaran pendukung program diperkirakan mencapai Rp 850 miliar, yang akan dibagi antara APBD, dana hibah dari Kementerian Lingkungan Hidup, dan partisipasi swasta melalui skema kemitraan publik‑privat.

Selain infrastruktur, pemerintah juga akan meluncurkan aplikasi mobile yang memudahkan warga melaporkan titik sampah tidak terkelola serta mengakses informasi jadwal pengangkutan sampah terpilah. Aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan masyarakat secara digital.

Pramono menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan warga. “Tanpa dukungan aktif masyarakat, fasilitas yang kami siapkan tidak akan optimal. Kami mengajak semua pihak untuk berperan aktif dalam mengurangi, memilah, dan mendaur ulang sampah,” ujarnya.

Implementasi program diharapkan mulai berjalan pada kuartal kedua 2026, dengan fase pertama meliputi pendirian bank sampah di lima kecamatan utama. Evaluasi berkala akan dilakukan untuk menilai efektivitas serta menyesuaikan strategi ke depannya.