LintasWarganet.com – 09 April 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengumumkan penurunan biaya haji untuk tahun 2026 sebesar dua juta rupiah, meskipun harga bahan bakar avtur (aviation turbine fuel) di pasar internasional terus meningkat. Keputusan ini diambil sebagai upaya meringankan beban calon jemaah haji yang telah lama menantikan kesempatan beribadah ke Tanah Suci.
Kenaikan harga avtur global diperkirakan akan menambah beban operasional maskapai penerbangan, yang pada gilirannya dapat memengaruhi tarif tiket dan biaya pendukung pelaksanaan ibadah haji. Namun, pemerintah menegaskan bahwa penurunan biaya haji tidak akan mengurangi standar pelayanan, melainkan didukung oleh efisiensi anggaran dan subsidi tambahan dari kas negara.
| Tahun | Biaya Haji (Rp) | Catatan |
|---|---|---|
| 2024 | 45.000.000 | Tarif standar sebelum penyesuaian |
| 2025 | 45.000.000 | Tarif tidak berubah |
| 2026 | 43.000.000 | Penurunan Rp 2 juta |
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kebutuhan fiskal negara dan kepentingan umat Islam. Ia menambahkan bahwa pemerintah akan terus memantau fluktuasi harga avtur dan siap melakukan penyesuaian lebih lanjut bila diperlukan.
Pengamat ekonomi menilai langkah ini dapat meningkatkan daya saing paket haji Indonesia dibandingkan dengan negara lain, sekaligus memberi sinyal bahwa pemerintah berkomitmen menjaga kesejahteraan masyarakat meski dalam kondisi pasar energi yang tidak menentu.
Para calon jemaah haji menyambut baik keputusan tersebut, mengingat penurunan biaya dapat mengurangi beban tabungan dan mempermudah persiapan spiritual serta logistik menjelang keberangkatan.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet