LintasWarganet.com – 03 Juni 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menilai bahwa Badan Gizi Nasional (BGN) telah menunjukkan kinerja yang kurang memuaskan selama satu setengah tahun terakhir. Akibatnya, ia memutuskan untuk memberhentikan Kepala BGN, Dadan Hindayana, beserta dua wakilnya, serta menunda penunjukan pengganti baru.
Latar Belakang Pengawasan Prabowo
Sejak pengangkatan Dadan Hindayana, BGN diinstruksikan untuk meningkatkan efektivitas program gizi, memperbaiki koordinasi antar lembaga, dan menurunkan tingkat kekurangan gizi di seluruh Indonesia. Namun, hasil evaluasi internal menunjukkan sejumlah masalah struktural dan operasional yang belum terselesaikan.
Dosa-dosa Pimpinan BGN yang Dicatat
- Keterlambatan pelaporan data gizi nasional yang berakibat pada kebijakan yang tidak tepat waktu.
- Penggunaan anggaran yang tidak transparan, termasuk alokasi dana untuk program yang belum terbukti efektivitasnya.
- Kegagalan dalam menindaklanjuti rekomendasi audit internal serta audit eksternal.
- Kurangnya koordinasi dengan Kementerian Kesehatan sehingga program gizi tidak terintegrasi dengan layanan kesehatan dasar.
- Pengabaian standar operasional prosedur dalam pelaksanaan program bantuan pangan.
Langkah Prabowo dalam Menangani Situasi
Presiden Prabowo mengambil beberapa tindakan tegas:
- Menunda masa jabatan Dadan Hindayana selama 1,5 tahun sambil melakukan audit menyeluruh.
- Mengganti kedua wakil kepala BGN yang terlibat dalam pelanggaran administrasi.
- Menugaskan tim independen untuk menilai kembali kebijakan dan program yang sedang berjalan.
- Memperkuat mekanisme pengawasan internal BGN melalui peningkatan sistem pelaporan elektronik.
Reaksi Publik dan Pemerhati
Masyarakat dan para pengamat kebijakan publik menilai langkah ini sebagai upaya serius untuk memperbaiki kinerja lembaga yang krusial bagi kesehatan anak-anak Indonesia. Beberapa pihak mengharapkan transparansi yang lebih besar dan pertanggungjawaban yang jelas atas setiap penggunaan dana publik.
Keputusan ini diharapkan dapat menjadi sinyal bagi seluruh lembaga pemerintah bahwa akuntabilitas dan hasil nyata menjadi prioritas utama dalam pelayanan publik.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet