Prabowo Serukan ASEAN Percepat Pengembangan Energi Terbarukan dan Jaringan Listrik Trans Borneo

LintasWarganet.com – 08 Mei 2026 | Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, menekankan pentingnya percepatan pengembangan energi terbarukan serta penyelesaian jaringan listrik lintas Borneo dalam rangka meningkatkan ketahanan energi regional. Dalam pidatonya kepada para pemimpin ASEAN, Prabowo menyoroti potensi besar wilayah BIMP‑EAGA (Brunei, Indonesia, Malaysia, Filipina) untuk menjadi pusat energi bersih di Asia Tenggara.

Beberapa poin utama yang disampaikan antara lain:

  • Penguatan kerjasama antarnegara ASEAN dalam riset dan investasi teknologi energi terbarukan seperti tenaga surya, angin, dan biomassa.
  • Pembangunan jaringan listrik Trans Borneo yang menghubungkan pulau Kalimantan Indonesia dengan Sarawak, Sabah, Brunei, dan wilayah Malaysia lainnya untuk memfasilitasi aliran listrik lintas batas.
  • Penciptaan mekanisme pembiayaan bersama, termasuk dana hijau ASEAN, guna menurunkan beban biaya awal proyek energi bersih.
  • Peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui program pelatihan dan pertukaran keahlian di bidang energi berkelanjutan.

Prabowo menegaskan bahwa realisasi jaringan listrik Trans Borneo tidak hanya akan memperlancar suplai listrik ke daerah terpencil, tetapi juga membuka peluang perdagangan listrik antarnegara, memperkuat integrasi ekonomi, dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Ia mengajak negara‑negara anggota ASEAN untuk menandatangani komitmen bersama dalam jangka waktu lima tahun, dengan target meningkatkan porsi energi terbarukan menjadi minimal 30 % dari total konsumsi energi regional pada tahun 2030.

Langkah ini sejalan dengan agenda Indonesia untuk mencapai net‑zero emissions pada 2060 serta mendukung agenda global dalam mengatasi perubahan iklim.