Prabowo: Indonesia Siap Lakukan Investasi Besar-besaran pada Ekonomi Biru

LintasWarganet.com – 09 Mei 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmen pemerintah untuk meningkatkan investasi pada sektor ekonomi biru, yang mencakup seluruh aktivitas ekonomi yang bergantung pada sumber daya laut.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang diadakan pada Jumat, 9 Mei 2026, di Istana Negara. Prabowo menambahkan bahwa pemerintah akan mengalokasikan dana signifikan untuk memperkuat infrastruktur, penelitian, serta pengembangan sumber daya manusia di bidang kelautan.

Beberapa prioritas utama yang akan menjadi fokus investasi meliputi:

  • Pembangunan pelabuhan dan fasilitas logistik yang ramah lingkungan.
  • Pengembangan industri perikanan berkelanjutan dan budidaya laut.
  • Eksplorasi energi terbarukan dari sumber laut, seperti energi gelombang dan arus.
  • Peningkatan kapasitas riset kelautan melalui kerja sama dengan universitas dan lembaga internasional.
  • Pengelolaan kawasan konservasi laut untuk melindungi keanekaragaman hayati.

Prabowo menargetkan investasi awal sebesar Rp 150 triliun selama periode 2026‑2030, yang akan dibagi antara sektor publik dan swasta. Pemerintah berencana mengeluarkan regulasi insentif fiskal dan kemudahan perizinan untuk menarik investor domestik maupun asing.

Penguatan ekonomi biru diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan kesejahteraan nelayan, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan potensi laut yang melimpah.

Meski optimis, Prabowo juga mengakui tantangan yang harus diatasi, termasuk perubahan iklim, penurunan stok ikan, dan kebutuhan akan tata kelola yang transparan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektoral antara pemerintah, akademisi, dan dunia usaha untuk mencapai tujuan tersebut.