LintasWarganet.com – 18 April 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh umat Hindu di tanah air dalam rangka perayaan Dharma Santi Nasional tahun 2026, yang sekaligus menandai Tahun Baru Saka 1948. Pesan tersebut disampaikan dalam suasana penuh kebersamaan, menegaskan pentingnya peran budaya dalam memperkuat persaudaraan antar‑umat beragama.
Dharma Santi, yang dirayakan setiap tahun pada bulan Sura, merupakan perayaan damai dan kebajikan dalam tradisi Hindu. Tahun 2026 menandai berlakunya tahun Saka ke‑1948, sekaligus menjadi titik tolak bagi pemerintah untuk menyoroti nilai‑nilai toleransi, gotong‑royong, dan semangat kebangsaan.
Dalam pesannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa perayaan ini bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan momentum strategis untuk mempererat ikatan persaudaraan di antara seluruh warga negara Indonesia, terlepas dari perbedaan agama, suku, dan budaya. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama‑sama menjaga kerukunan, menghormati warisan budaya, serta memajukan semangat kebhinekaan.
Berikut beberapa poin utama yang ditekankan dalam ucapan Presiden:
- Penghargaan terhadap nilai‑nilai universal Dharma Santi, yaitu perdamaian, kebaikan, dan kepedulian sosial.
- Pentingnya sinergi lintas agama dalam mengatasi tantangan sosial‑ekonomi yang dihadapi bangsa.
- Ajakan bagi pemerintah daerah dan lembaga kebudayaan untuk menyelenggarakan kegiatan edukatif yang menonjolkan sejarah dan filosofi Tahun Baru Saka.
- Dukungan terhadap program-program yang mempromosikan dialog antar‑umat sebagai upaya memperkokoh persatuan.
Reaksi positif juga muncul dari tokoh‑tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan. Banyak yang menyambut baik inisiatif Presiden untuk menempatkan perayaan keagamaan dalam agenda nasional, menilai langkah tersebut dapat menumbuhkan rasa saling menghormati dan memperkuat identitas bersama.
Seiring dengan perayaan Dharma Santi 2026, pemerintah menyiapkan serangkaian kegiatan budaya, seperti pameran seni tradisional, pertunjukan musik gamelan, serta lomba-lomba kreatif yang melibatkan pelajar dan masyarakat umum. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperdalam pemahaman tentang warisan Hindu, tetapi juga menjadi wadah interaksi positif antar‑umat.
Dengan menempatkan Dharma Santi sebagai momentum persaudaraan, Presiden Prabowo berharap nilai‑nilai kebersamaan dapat terus terjaga, menjadikan Indonesia sebagai negara yang kuat dalam keragaman.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet