Prabowo bertemu empat mata dengan Macron bahas isu bilateral‑global
Prabowo bertemu empat mata dengan Macron bahas isu bilateral‑global

Prabowo bertemu empat mata dengan Macron bahas isu bilateral‑global

LintasWarganet.com – 15 April 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan pribadi dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron di Istana Élysée pada Senin, 13 April 2026. Pertemuan yang berlangsung selama kira‑kira satu jam itu difokuskan pada penguatan hubungan bilateral serta kolaborasi dalam isu‑isu global seperti perubahan iklim, keamanan maritim, dan investasi teknologi.

Dalam dialog tersebut, Prabowo menekankan pentingnya diversifikasi pasar ekspor Indonesia, khususnya pada sektor agrikultur, energi terbarukan, dan industri manufaktur. Ia juga meminta dukungan Prancis dalam memperluas akses teknologi tinggi serta meningkatkan aliran investasi langsung asing (FDI) ke Indonesia. Macron menanggapi dengan menyoroti komitmen Prancis untuk memperkuat kemitraan strategis dengan Indonesia melalui program kerja sama di bidang energi bersih, riset ilmiah, dan pendidikan tinggi.

Kedua pemimpin juga membahas tantangan bersama di kawasan Indo‑Pasifik, termasuk keamanan jalur laut utama yang menjadi tulang punggung perdagangan global. Mereka sepakat untuk meningkatkan koordinasi dalam patroli maritim serta berbagi intelijen guna menanggulangi ancaman penyelundupan dan perompakan.

Isu perubahan iklim menjadi topik penting lainnya. Macron menyampaikan rencana Prancis untuk mendukung proyek energi terbarukan di Indonesia, termasuk pembangunan pembangkit listrik tenaga surya dan angin di wilayah Kalimantan dan Nusa Tenggara. Prabowo menyatakan kesiapan Indonesia untuk berkontribusi pada target net‑zero emissions pada tahun 2060.

Selain itu, kedua negara meninjau capaian perdagangan tahun 2025, yang mencatat nilai pertukaran barang mencapai US$15,3 miliar, dengan surplus ekspor Indonesia sebesar US$4,2 miliar. Mereka sepakat untuk meningkatkan volume perdagangan hingga US$20 miliar pada 2028 melalui penandatanganan memorandum of understanding (MoU) di bidang logistik, digital economy, dan pariwisata.

Pertemuan ini menandai langkah konkret dalam rangka memperkuat kemitraan strategis Indonesia‑Prancis, yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi kedua negara serta kontribusi pada agenda global.