Polres Cirebon Terapkan Rekayasa Arus Lalu Lintas untuk Kirab Budaya

LintasWarganet.com – 09 Mei 2026 | Polisi Resor (Polres) Cirebon Kota, Jawa Barat, melakukan serangkaian tindakan pengaturan arus kendaraan di wilayah jalur heritage Cirekareng demi kelancaran pelaksanaan Kirab Budaya yang digelar pada pekan ini. Kirab tersebut menampilkan beragam elemen seni tradisional, termasuk tarian, musik, serta kostum khas Cirebon, yang akan melintasi sejumlah situs bersejarah sepanjang Jalan Palimanan.

Pengaturan lalu lintas yang diterapkan mencakup penutupan sementara beberapa ruas jalan utama, penempatan petugas di titik-titik strategis, serta penyediaan jalur alternatif bagi kendaraan umum dan pribadi. Berikut rincian langkah-langkah utama yang diambil oleh Polres Cirebon:

  • Penutupan jalur utama: Jalan Palimanan dan Jalan Ciledug ditutup untuk kendaraan bermotor selama dua jam, dimulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB.
  • Pengalihan rute: Kendaraan yang melintas di area tersebut diarahkan ke Jalan Kesehatan dan Jalan Kebon Jeruk sebagai jalur alternatif.
  • Penempatan petugas: Tim kepolisian, termasuk unit Lantas, ditempatkan di persimpangan utama untuk mengatur arus dan memberikan arahan kepada pengendara.
  • Pengaturan parkir: Area parkir sementara disediakan di dekat lapangan terbuka di sekitar Alun‑Alun Cirebon untuk menampung kendaraan penonton.
  • Koordinasi lintas sektoral: Polres bekerja sama dengan Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta penyelenggara kirab untuk memastikan sinkronisasi jadwal dan keamanan.

Selain mengutamakan kelancaran acara, langkah‑langkah ini juga bertujuan meminimalisir potensi kemacetan dan memastikan keselamatan publik. Polisi menegaskan bahwa seluruh pengaturan bersifat sementara dan akan dibuka kembali setelah rangkaian kirab selesai.

Warga dan peserta kirab menyambut positif upaya tersebut, mengingat jalur heritage Cirebon merupakan kawasan dengan nilai sejarah tinggi yang membutuhkan perlindungan khusus selama acara massal. Dengan rekayasa arus lalu lintas ini, diharapkan kirab budaya dapat berlangsung lancar, aman, dan memberikan pengalaman yang mengesankan bagi seluruh penonton.