Politisi Gerindra Sebut Papua Butuh Pembangunan yang Hargai Martabat Orang Asli
Politisi Gerindra Sebut Papua Butuh Pembangunan yang Hargai Martabat Orang Asli

Politisi Gerindra Sebut Papua Butuh Pembangunan yang Hargai Martabat Orang Asli

LintasWarganet.com – 15 Mei 2026 | Seorang anggota DPR RI asal Partai Gerindra baru-baru ini menegaskan pentingnya pendekatan pembangunan yang menghormati martabat masyarakat adat di Papua. Pernyataan tersebut muncul dalam diskusi publik yang membahas film dokumenter kontroversial “Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita”, yang memicu perdebatan sengit tentang cara pandang sejarah dan kebijakan pembangunan.

Beberapa poin utama yang diangkat dalam pernyataan tersebut meliputi:

  • Peningkatan partisipasi masyarakat adat dalam perencanaan proyek, sehingga keputusan tidak bersifat top‑down.
  • Penghormatan terhadap lahan tradisional yang menjadi sumber kehidupan dan identitas budaya.
  • Penerapan standar lingkungan yang menyesuaikan dengan kearifan lokal, guna mencegah kerusakan ekosistem.
  • Pengembangan pendidikan dan kesehatan yang disesuaikan dengan kebutuhan komunitas setempat.

Politisi tersebut juga menyoroti bahwa konflik berkepanjangan di Papua sering kali dipicu oleh ketidaksesuaian antara kebijakan pusat dan realitas lapangan. Oleh karena itu, ia menyerukan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta lembaga adat untuk menciptakan kebijakan yang inklusif dan berkelanjutan.

Selain itu, ia menambahkan bahwa sektor swasta memiliki peran penting dalam mendukung program pembangunan yang berbasis pada keadilan sosial. Investasi harus diimbangi dengan komitmen tanggung jawab sosial korporat yang memperhatikan kesejahteraan masyarakat lokal.

Dengan menekankan pentingnya rasa hormat terhadap martabat orang asli, harapannya adalah agar kebijakan pembangunan di Papua dapat menjadi model yang menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan pelestarian budaya, serta mengurangi ketegangan sosial yang selama ini menjadi tantangan utama.