PNM Gandeng Pro Futsal League Gelar Coaching Clinic di Banjarbaru, Dorong Potensi Anak Muda dan Pemberdayaan Ultra Mikro
PNM Gandeng Pro Futsal League Gelar Coaching Clinic di Banjarbaru, Dorong Potensi Anak Muda dan Pemberdayaan Ultra Mikro

PNM Gandeng Pro Futsal League Gelar Coaching Clinic di Banjarbaru, Dorong Potensi Anak Muda dan Pemberdayaan Ultra Mikro

LintasWarganet.com – 28 Maret 2026 | Banjarbaru, Kalimantan Selatan – PNM terus memperkuat jejaknya di tengah masyarakat dengan menggabungkan program pemberdayaan ekonomi dan olahraga. Pada hari Jumat, 27 Maret 2026, PNM bersama Pro Futsal League (PFL) menyelenggarakan kegiatan Goes to School, sebuah coaching clinic futsal yang dilaksanakan di SMK Malinggang (SMTK) Banjarbaru. Acara ini menjadi lanjutan rangkaian kunjungan PNM‑PFL yang sebelumnya telah digelar di Tangerang, Jakarta, dan Malang, menandakan komitmen konsisten dalam memberikan akses pembinaan kepada pelajar di berbagai daerah.

Sinergi PNM dan Pro Futsal League: Membuka Ruang Belajar dan Karier

PNM, yang dikenal lewat program PNM Peduli serta pemberdayaan perempuan pengusaha ultra mikro dengan total layanan mencapai 22,9 juta perempuan, menambah dimensi baru pada upayanya melalui olahraga. Dalam kerangka Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), kolaborasi dengan PFL ditujukan untuk menumbuhkan minat futsal sekaligus memperkenalkan peran strategis PNM dalam masyarakat.

Kegiatan ini menghadirkan pelatih tim nasional futsal Indonesia yang membimbing peserta mulai dari teknik dasar, taktik permainan, hingga pembentukan mental bertanding. Selain sesi latihan, para peserta diberikan materi tentang peran PNM di bidang ekonomi mikro, peluang karier, dan nilai‑nilai kebangsaan yang terkandung dalam semangat sportivitas.

Antusiasme Peserta dan Testimoni

Sejumlah ratus siswa SMP dan SMA dari SMTK Malinggang mengikuti coaching clinic dengan antusiasme tinggi. Salah satu peserta mengungkapkan rasa terkejutnya setelah mengetahui lebih jauh tentang PNM: “Awalnya aku cuma mau ikut latihan futsal, tapi ternyata jadi tahu juga tentang peran PNM di Indonesia, keren banget ternyata. Jadi makin terbuka pikirannya, dan semoga suatu saat bisa punya kesempatan untuk kerja di PNM juga.”

Keberhasilan acara juga tercermin dari tingkat partisipasi aktif selama sesi tanya jawab. Para peserta tidak hanya bertanya tentang teknik futsal, melainkan juga menanyakan tentang program Account Officer yang kini dibuka khusus bagi lulusan SMK. Pekerjaan ini diharapkan menjadi garda terdepan dalam mendampingi masyarakat prasejahtera, sekaligus menjadi jalur karier yang dapat dimanfaatkan oleh generasi muda.

Pernyataan Pihak PNM

Dodot Patria Ary, Sekretaris Perusahaan PNM, menegaskan bahwa pendekatan ini merupakan bagian integral dari strategi pemberdayaan yang menyeluruh. Ia menyatakan, “Kami melihat generasi muda memiliki potensi besar yang perlu didukung sejak dini. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membuka ruang belajar sekaligus memperkenalkan peluang bagi mereka untuk turut berperan dalam proses pemberdayaan.” Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan PFL tidak hanya meningkatkan kualitas olahraga di sekolah, tetapi juga menumbuhkan rasa kebanggaan terhadap institusi keuangan yang berperan aktif dalam pembangunan sosial.

Manfaat Ganda: Olahraga dan Ekonomi Mikro

Coaching clinic di Banjarbaru menunjukkan bagaimana olahraga dapat menjadi sarana edukasi ekonomi. Dengan memanfaatkan popularitas futsal di kalangan remaja, PNM berhasil menyisipkan pesan-pesan tentang pentingnya kewirausahaan ultra mikro, inklusi keuangan, dan peluang kerja. Ini sejalan dengan visi PNM untuk memperluas jaringan layanan ke segmen masyarakat paling rentan, terutama perempuan dan keluarga berpenghasilan rendah.

Selain itu, kehadiran pelatih nasional memberikan nilai tambah bagi peserta, memperkuat mental juara, disiplin, dan kerja sama tim—kualitas yang sangat dibutuhkan dalam dunia usaha mikro.

Rangkaian Kegiatan Selanjutnya

PNM mengindikasikan bahwa kegiatan serupa akan terus digulirkan di provinsi lain, menargetkan sekolah‑sekolah di wilayah yang belum terjangkau. Rencana ke depan mencakup kolaborasi dengan liga‑liga olahraga lain serta penyediaan beasiswa bagi pelajar berprestasi yang menunjukkan minat kuat pada bidang ekonomi mikro.

Dengan mengintegrasikan elemen olahraga dan pemberdayaan ekonomi, PNM berharap dapat menciptakan generasi muda yang tidak hanya terampil di lapangan futsal, tetapi juga siap menjadi agen perubahan dalam mengembangkan usaha ultra mikro di masa depan.

Kesimpulannya, coaching clinic di SMTK Malinggang berhasil menjadi platform edukatif yang menghubungkan aspirasi sportivitas dengan peluang ekonomi. Upaya sinergis antara PNM dan Pro Futsal League membuktikan bahwa kolaborasi lintas sektor dapat menghasilkan dampak positif yang luas, menyiapkan anak‑anak muda Indonesia untuk menjadi garda pemberdayaan ultra mikro yang berdaya saing.