PM Spanyol Desak UE Tangguhkan Perjanjian Asosiasi dengan Israel
PM Spanyol Desak UE Tangguhkan Perjanjian Asosiasi dengan Israel

PM Spanyol Desak UE Tangguhkan Perjanjian Asosiasi dengan Israel

LintasWarganet.com – 11 April 2026 | Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, pada Jumat, 10 April 2024, menyerukan kepada Uni Eropa agar menangguhkan perjanjian asosiasi yang sedang diproses dengan Israel. Ia menekankan bahwa kelanjutan operasi militer Israel di Gaza yang menimbulkan korban sipil tidak sejalan dengan nilai‑nilai hak asasi manusia yang dijunjung Uni Eropa.

Sánchez menegaskan bahwa perjanjian tersebut, yang mencakup kerja sama politik, ekonomi, serta mobilitas warga, tidak boleh diselesaikan selagi pelanggaran hak asasi manusia terus terjadi. Ia meminta Uni Eropa menyesuaikan kebijakan luar negerinya dengan prinsip hukum internasional dan komitmen terhadap perdamaian.

Sementara itu, Komisi Eropa belum mengeluarkan keputusan resmi mengenai penangguhan. Beberapa negara anggota menunjukkan keprihatinan, namun menyoroti pentingnya menjaga jalur dialog dengan Israel.

Kementerian Luar Negeri Israel menanggapi pernyataan Spanyol dengan menegaskan bahwa perjanjian merupakan urusan bilateral dan Israel tetap berkomitmen pada kemitraan dengan Eropa. Pihaknya memperingatkan bahwa politisasi proses dapat merusak kerja sama yang telah terjalin.

Jika penangguhan dilaksanakan, dampaknya dapat meliputi:

  • Penghentian atau penundaan aliran perdagangan barang dan jasa antara UE dan Israel.
  • Pembekuan program penelitian bersama dan pertukaran akademik.
  • Penyesuaian kebijakan visa bagi pelajar, profesional, dan wisatawan.
  • Pengaruh negatif terhadap investasi lintas‑batas.

Pengamat internasional menilai langkah ini mencerminkan meningkatnya tekanan pada institusi Eropa untuk mengambil posisi yang lebih tegas terkait konflik di Gaza, sekaligus menyoroti tantangan dalam menyeimbangkan kepentingan geopolitik dan nilai hak asasi manusia.