PM Inggris Keir Starmer Kukuh Tak Akan Mengundurkan Diri

LintasWarganet.com – 12 Mei 2026 | Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, menegaskan kepada para menteri kabinetnya bahwa ia tidak berniat mengundurkan diri meski menghadapi tekanan politik yang meningkat. Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat internal kabinet yang diadakan pada Senin, 13 Mei 2024, dan menegaskan komitmen Starmer untuk melanjutkan agenda reformasi pemerintahannya.

Starmer menekankan bahwa ia masih memiliki dukungan mayoritas di dalam Partai Buruh serta mayoritas di parlemen, yang menurutnya menjadi landasan kuat untuk tetap memimpin. Ia menuturkan, “Saya akan terus menjalankan kebijakan-kebijakan yang telah direncanakan dan tidak akan mundur karena spekulasi media atau tekanan oposisi.”

Beberapa faktor yang memicu spekulasi tentang kemungkinan pengunduran diri Starmer meliputi:

  • Kritik internal terkait penanganan inflasi dan biaya hidup yang tinggi.
  • Tekanan dari partai oposisi yang menuntut kebijakan lebih tegas dalam bidang energi dan kesejahteraan sosial.
  • Isu-isu internal partai yang belum sepenuhnya terselesaikan, termasuk perdebatan tentang strategi pemilihan umum berikutnya.

Meski demikian, Starmer menegaskan bahwa partai Buruh telah menyepakati rencana jangka panjang yang mencakup reformasi sistem kesehatan, peningkatan investasi infrastruktur, serta kebijakan iklim yang ambisius. Ia menambahkan bahwa tim kabinetnya telah menyiapkan paket kebijakan yang akan diajukan ke Parlemen dalam beberapa minggu ke depan.

Pengamat politik menilai bahwa keteguhan Starmer dapat menjadi sinyal stabilitas bagi investor dan publik, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global. Namun, mereka juga memperingatkan bahwa pemerintah harus mampu menunjukkan hasil nyata dalam waktu singkat untuk mempertahankan kepercayaan publik.

Ke depan, fokus utama pemerintah Starmer diperkirakan akan tertuju pada:

  1. Penurunan inflasi melalui kebijakan fiskal yang selektif.
  2. Peningkatan akses layanan kesehatan publik.
  3. Investasi dalam energi terbarukan dan target net-zero.

Dengan komitmen yang tegas, Starmer berharap dapat menstabilkan situasi politik domestik sekaligus memperkuat posisi Inggris di panggung internasional.