Phapros Lakukan Mitigasi Dampak Pelemahan Rupiah pada Bahan Baku
Phapros Lakukan Mitigasi Dampak Pelemahan Rupiah pada Bahan Baku

Phapros Lakukan Mitigasi Dampak Pelemahan Rupiah pada Bahan Baku

LintasWarganet.com – 11 Juni 2026 | PT Phapros Tbk, anak perusahaan BUMN farmasi PT Kimia Farma Tbk, mengumumkan serangkaian langkah mitigasi untuk mengurangi tekanan akibat pelemahan nilai tukar rupiah terhadap biaya bahan baku. Penurunan nilai rupiah sejak awal 2024 meningkatkan biaya impor bahan kimia penting yang dipakai dalam produksi obat, sehingga mempengaruhi margin keuntungan perusahaan.

Untuk menghadapi situasi tersebut, Phapros mengimplementasikan beberapa strategi utama:

  • Diversifikasi sumber pemasok: Menambah jumlah pemasok dari negara dengan mata uang yang lebih stabil serta meningkatkan proporsi bahan baku lokal.
  • Instrumen lindung nilai (hedging): Menggunakan kontrak forward dan opsi mata uang untuk mengunci nilai tukar pada tingkat yang lebih menguntungkan.
  • Optimasi rantai pasokan: Menegosiasikan ulang syarat pembayaran dengan vendor, memperpanjang tenor kredit, dan mengurangi lead time pengiriman.
  • Penyesuaian harga jual: Menerapkan penyesuaian harga secara periodik pada produk akhir sesuai dengan fluktuasi kurs.
  • Efisiensi operasional: Mengurangi pemborosan energi, meningkatkan penggunaan teknologi produksi yang lebih hemat, serta meninjau kembali biaya overhead.

Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat menahan kenaikan biaya produksi tidak lebih dari 5 % dalam kuartal berikutnya, menurut proyeksi internal Phapros. Selain itu, perusahaan berencana meningkatkan investasi pada riset bahan baku alternatif yang dapat diproduksi secara domestik.

Manajemen Phapros menegaskan komitmen untuk menjaga kestabilan pasokan obat esensial kepada masyarakat, sekaligus melindungi nilai saham perusahaan di tengah volatilitas pasar valuta asing.