Pesan Prabowo ke Purbaya: Ganti Pimpinan Bea Cukai Jika Tidak Mampu
Pesan Prabowo ke Purbaya: Ganti Pimpinan Bea Cukai Jika Tidak Mampu

Pesan Prabowo ke Purbaya: Ganti Pimpinan Bea Cukai Jika Tidak Mampu

LintasWarganet.com – 20 Mei 2026 | Joko Widodo (Prabowo Subianto) dalam pertemuan internal partai mengirimkan instruksi tegas kepada Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, yang saat ini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, untuk menilai kinerja Kepala Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Prabowo menekankan bahwa pimpinan lembaga tersebut harus mampu menjalankan tugasnya secara profesional, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Berikut poin‑poin utama yang disampaikan Prabowo:

  • Evaluasi kinerja pimpinan Bea Cukai secara objektif dalam 30 hari.
  • Jika tidak ada perbaikan signifikan, lakukan proses penggantian dengan prosedur yang cepat dan transparan.
  • Prioritaskan penunjukan pejabat yang memiliki rekam jejak anti‑korupsi dan pengalaman di bidang kepabeanan.
  • Perkuat sistem monitoring internal untuk mencegah penyalahgunaan wewenang.

Reaksi dari kalangan pemerhati kebijakan publik beragam. Sebagian mengapresiasi sikap tegas Prabowo yang dianggap dapat mempercepat reformasi birokrasi, sementara yang lain menilai proses penggantian harus tetap memperhatikan prosedur hukum dan asas keadilan bagi pejabat yang bersangkutan.

Jika instruksi ini diikuti, diharapkan Bea Cukai dapat meningkatkan efisiensi proses clearance barang, memperbaiki penerimaan negara, dan menurunkan tingkat penundaan di pelabuhan. Hal tersebut sejalan dengan target pemerintah untuk menciptakan iklim investasi yang lebih bersahabat dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.

Dengan menegakkan standar kinerja yang tinggi, Prabowo berharap reformasi ini tidak hanya menjadi slogan, melainkan langkah konkret yang dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.