Persebaya Surabaya Rayakan Usia 99 Tahun dengan Semangat "Persebaya untuk Semua" dan Harapan Juara Menjelang Abad
Persebaya Surabaya Rayakan Usia 99 Tahun dengan Semangat "Persebaya untuk Semua" dan Harapan Juara Menjelang Abad

Persebaya Surabaya Rayakan Usia 99 Tahun dengan Semangat “Persebaya untuk Semua” dan Harapan Juara Menjelang Abad

LintasWarganet.com – 19 Juni 2026 | Surabaya, 18 Juni 2026 – Pada Kamis sore, Persebaya Surabaya menggelar rangkaian perayaan ulang tahun ke-99 yang sarat makna. Dengan tema “Persebaya untuk Semua”, klub menggabungkan tradisi, kegiatan sosial, dan harapan besar Bonek untuk meraih gelar juara pertama dalam 22 tahun terakhir menjelang usia seratus tahun.

Sejarah Panjang yang Dirayakan

Persebaya berdiri pada 18 Juni 1927 dengan nama Soerabajaasche Indnesische Voetbal Bond (SIVB), didirikan oleh M. Pamoedji dan Paidjo sebagai wadah pemuda Indonesia untuk berkompetisi di era kolonial. Sejak menjadi salah satu klub perintis Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) pada 1930, klub terus mengukir sejarah, meski masa keemasan terakhir di kasta tertinggi berjarak dua dekade. Peringatan hari jadi kali ini sekaligus menjadi momen mengingat kembali perjalanan panjang klub, termasuk perubahan nama menjadi Persibaja pada 1938.

Rangkaian Acara Peringatan

Acara dimulai dengan ziarah ke Taman Peringatan Umum (TPU) Karang Tembok untuk menghormati pendiri klub, M. Pamoedji. Selanjutnya, para anggota Bonek dan Bonita berkumpul di Stadion Gelora 10 November untuk serangkaian kegiatan:

  • Ramah tamah antara manajemen, pemain, dan suporter.
  • Penyerahan penghargaan kepada supporter aktif yang berpartisipasi dalam aplikasi “Persebaya Selamanya”.
  • Doa bersama lintas agama yang dipimpin tokoh agama setempat.
  • Pemotongan tumpeng sebagai simbol kebersamaan.
  • Difabel Football Clinic yang melibatkan Persebaya Academy, menegaskan inklusivitas klub.

Pemerintah Kota Surabaya turut memberikan kado istimewa berupa revitalisasi Lapangan Karanggayam, sekaligus penyediaan media elektronik (MES) untuk fasilitas latihan tim.

Harapan Bonek: Kado Juara Sebelum Abad

Suporter setia, Husin Ghozali (Cak Cong), menegaskan harapan utama: “Persebaya harus menjadi juara sebelum menginjak usia satu abad tahun depan. Angka 99 memiliki makna spiritual, seperti jumlah Asmaul Husna, sehingga kami percaya klub dapat meraih prestasi besar.”

Koordinator Bonek, Hasan Tiro, menambahkan bahwa gelar juara akan menjadi hadiah terbaik untuk perayaan 100 tahun pada 18 Juni 2027, sekaligus mengakhiri penantian panjang sejak 2005.

Strategi Tim dan Komitmen Manajemen

Manajer Persebaya, Candra Wahyudi, menekankan pentingnya persiapan jangka panjang. “Kami mengusung semangat ‘Persebaya untuk Semua’ bukan sekadar slogan, melainkan nilai yang kami jalankan dalam setiap program sosial dan pengembangan pemain,” ujarnya. Pelatih kepala Bernardo Tavares bersama pemain andalan Francisco Rivera dan pendatang baru bertekad meningkatkan performa di Super League 2026/2027.

Menurut laporan internal klub, anggaran untuk revitalisasi fasilitas dan program komunitas meningkat 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menunjukkan komitmen finansial untuk mendukung visi inklusif.

Reaksi Publik dan Media

Berbagai media lokal, termasuk Tribun Jatim dan Jawa Pos, melaporkan antusiasme tinggi warga Surabaya yang menyaksikan spanduk hijau bermotif Persebaya di sudut-sudut kota. Aktivitas tersebut telah menjadi tradisi tahunan sejak lebih dari satu dekade, menandakan kedekatan emosional antara klub dan masyarakat.

Para pengamat sepak bola menilai bahwa kombinasi kebijakan sosial, dukungan pemerintah, serta fokus pada pengembangan pemain muda dapat menjadi faktor penentu keberhasilan Persebaya dalam mengejar gelar juara.

Dengan semangat kebersamaan, harapan juara, dan persiapan matang menjelang usia seratus tahun, Persebaya Surabaya menatap masa depan yang menjanjikan, sekaligus memperkuat identitasnya sebagai klub yang milik semua kalangan.