LintasWarganet.com – 21 Juni 2026 | Hari kedua Oceanman Bali 2026 berlangsung di Pantai Kedonganan, menampilkan serangkaian lomba renang jarak jauh di perairan terbuka. Lebih dari seratus atlet dari lima negara bersaing dalam kondisi laut yang menantang, dengan ombak tinggi, arus kuat, dan suhu air mencapai 27 derajat Celsius.
Panitia menyatakan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama. Sepuluh perahu penjaga, tim medis, dan pos pertolongan pertama dikerahkan untuk memantau setiap peserta selama perlombaan.
Berikut tantangan utama yang dihadapi para perenang:
- Gelombang yang tidak menentu, mencapai ketinggian 1,5 meter.
- Arus laut yang berputar secara siklik, menambah kesulitan navigasi.
- Kondisi visibilitas air yang menurun pada sore hari karena kekeruhan.
Beberapa atlet menonjol dengan performa luar biasa. Maria Sari (Indonesia) menempati posisi pertama dalam lomba 10 km dengan waktu 2 jam 04 menit, mengalahkan juara bertahan asal Australia, Liam Turner, yang finis di posisi kedua. Di kategori 5 km, perenang asal Jepang, Hiroshi Tanaka, mencatat rekor pribadi dengan selisih 30 detik lebih cepat dibandingkan penampilan tahun sebelumnya.
Panitia juga mengumumkan perubahan format lomba untuk edisi 2027, termasuk penambahan jalur malam dengan penerangan buatan dan peningkatan sistem pelacakan GPS untuk meningkatkan akurasi waktu.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya konservasi laut. Selama acara, tim relawan melakukan pembersihan pantai yang berhasil mengumpulkan lebih dari 200 kg sampah plastik.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet