LintasWarganet.com – 28 Maret 2026 | PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI melaporkan bahwa fase arus balik Angkutan Lebaran 2026 mencapai puncak tertinggi dengan penjualan tiket yang melampaui target sebesar 102,3 persen. Peningkatan ini menandakan lonjakan signifikan dalam volume penumpang yang memanfaatkan layanan kereta api selama periode mudik Lebaran.
Wakil Presiden Komunikasi Perusahaan menyatakan bahwa strategi promosi harga khusus, penambahan jadwal kereta, serta peningkatan layanan kebersihan dan keamanan menjadi faktor utama yang mendorong minat masyarakat. Selain itu, kebijakan pemerintah yang mendorong penggunaan transportasi publik untuk mengurangi kemacetan jalan raya juga berkontribusi pada pencapaian ini.
Berikut beberapa faktor utama yang memicu lonjakan penjualan tiket:
- Harga khusus Lebaran: Diskon hingga 15 persen untuk kelas ekonomi dan promosi paket keluarga.
- Jadwal tambahan: Penambahan 120 kereta tambahan di rute-rute strategis seperti Jakarta‑Surabaya, Bandung‑Yogyakarta, dan Surabaya‑Malang.
- Pelayanan yang ditingkatkan: Peningkatan frekuensi pembersihan, penambahan petugas keamanan, dan layanan makanan di dalam kereta.
- Dukungan pemerintah: Kebijakan subsidi bahan bakar untuk operator kereta api dan kampanye mudik aman.
Data internal KAI menunjukkan perbandingan persentase penjualan tiket Lebaran selama tiga tahun terakhir:
| Tahun | Target Penjualan (%) | Realisasi Penjualan (%) |
|---|---|---|
| 2024 | 100 | 98,7 |
| 2025 | 100 | 101,4 |
| 2026 | 100 | 102,3 |
Dengan capaian ini, KAI berharap dapat terus meningkatkan kapasitas layanan selama musim mudik, mengurangi beban jalan raya, dan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi penumpang. Perusahaan juga menyiapkan langkah selanjutnya berupa digitalisasi tiket, integrasi dengan aplikasi transportasi lain, serta penambahan kereta berkecepatan tinggi pada rute-rute utama.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet