Pengamat Nilai Program Magang Nasional Jadi Angin Segar Bagi Lulusan Baru

LintasWarganet.com – 26 April 2026 | Pengamat ketenagakerjaan Universitas Gadjah Mada (UGM), Tadjudin Nur Effendi, menilai bahwa program magang nasional memberikan dorongan signifikan bagi para lulusan baru dalam memasuki pasar kerja. Menurutnya, magang tidak hanya memperkaya kompetensi teknis, tetapi juga membangun jaringan profesional yang penting.

Effendi menekankan tiga poin utama yang membuat program magang nasional menjadi solusi efektif:

  • Pengalaman kerja nyata: Mahasiswa dapat mengaplikasikan pengetahuan akademik dalam lingkungan kerja yang sesungguhnya, sehingga meningkatkan kesiapan mereka.
  • Pengembangan soft skill: Interaksi dengan tim lintas sektoral melatih kemampuan komunikasi, kolaborasi, dan problem solving.
  • Kesempatan penempatan kerja: Perusahaan yang menyelenggarakan magang berpotensi merekrut peserta yang telah terbukti berprestasi.

Program ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk mengurangi tingkat pengangguran pemuda. Data Kementerian Ketenagakerjaan menunjukkan penurunan angka pengangguran pada usia 20-29 tahun sejak peluncuran program magang nasional pada awal 2023.

Namun, Effendi mengingatkan bahwa kualitas program tetap menjadi tantangan. Ia mengusulkan beberapa rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas:

  1. Standarisasi kurikulum magang antar perusahaan untuk memastikan keseragaman kompetensi yang diperoleh.
  2. Peningkatan peran perguruan tinggi dalam memonitor dan mengevaluasi proses magang.
  3. Pemberian insentif bagi perusahaan yang berhasil menempatkan magang menjadi karyawan tetap.

Dengan implementasi langkah‑langkah tersebut, program magang nasional diharapkan dapat terus menjadi “angin segar” bagi generasi muda yang baru lulus, sekaligus memperkuat koneksi antara dunia pendidikan dan industri.