Penerima Bansos Diprioritaskan Kerja di Koperasi Merah Putih, Target Serap 1,4 Juta Orang
Penerima Bansos Diprioritaskan Kerja di Koperasi Merah Putih, Target Serap 1,4 Juta Orang

Penerima Bansos Diprioritaskan Kerja di Koperasi Merah Putih, Target Serap 1,4 Juta Orang

LintasWarganet.com – 13 April 2026 | Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Sosial telah meluncurkan program baru yang menempatkan penerima Kartu Prakerja (KPM) atau bantuan sosial (bansos) sebagai prioritas utama untuk bergabung dan bekerja di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Program ini bertujuan tidak hanya memberikan bantuan tunai, tetapi juga membuka peluang kerja yang berkelanjutan, sehingga penerima dapat meningkatkan pendapatan dan mengurangi ketergantungan pada bantuan.

Target utama program adalah menyerap sebanyak 1,4 juta orang selama tiga tahun ke depan. Berikut rincian target tahunan:

Tahun Target Serap (juta orang)
2024 0,4
2025 0,5
2026 0,5

Beberapa manfaat utama yang diharapkan dari keanggotaan koperasi antara lain:

  • Akses ke modal usaha dengan bunga rendah.
  • Pelatihan keterampilan teknis dan manajerial.
  • Peluang pemasaran produk lokal melalui jaringan koperasi.
  • Jaminan kesejahteraan sosial seperti asuransi kesehatan kolektif.

Implementasi program dilakukan secara bertahap. Pada fase pertama, koperasi Merah Putih di 150 desa/kelurahan dipilih sebagai percontohan. Setiap koperasi akan menyiapkan minimal 10 lokasi kerja yang dapat menampung 5 ribu penerima bansos.

Namun, tantangan tetap ada, termasuk kesiapan infrastruktur koperasi, kebutuhan pelatihan yang sesuai, serta koordinasi antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan. Pemerintah berjanji akan memperkuat dukungan teknis dan menyediakan dana tambahan bagi koperasi yang mengalami kesulitan.

Jika target 1,4 juta orang tercapai, diperkirakan akan tercipta lebih dari 200 ribu lapangan kerja baru, sekaligus meningkatkan pendapatan rata-rata keluarga penerima bansos sebesar 15 % dalam tiga tahun ke depan.