LintasWarganet.com – 20 Juni 2026 | Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menyatakan bahwa upaya pemugaran Masjid Tuo Ampang Gadang di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, dapat menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat setempat. Menurutnya, renovasi bangunan bersejarah ini tidak hanya melestarikan warisan budaya, tetapi juga membuka peluang usaha baru, meningkatkan kunjungan wisatawan, dan memperkuat identitas lokal.
Masjid Tuo Ampang Gadang, yang dibangun pada abad ke-19, dikenal sebagai salah satu contoh arsitektur tradisional Minangkabau. Selama bertahun‑tahun, struktur tersebut mengalami kerusakan akibat faktor alam dan kurangnya perawatan. Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah kini mengalokasikan dana khusus untuk pemulihan fisik bangunan, termasuk perbaikan atap, dinding, serta perlengkapan ibadah.
Fadli Zon menekankan bahwa selain perbaikan fisik, strategi pengembangan ekonomi harus melibatkan warga secara langsung. Ia mengusulkan pembentukan koperasi kerajinan tangan, kuliner khas Minang, dan penyediaan layanan pemandu wisata yang dapat dikelola oleh penduduk sekitar. Dengan demikian, setiap kunjungan ke masjid tidak hanya bersifat religius, melainkan juga memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan.
Pemerintah daerah telah menyiapkan rencana pemasaran yang memanfaatkan media sosial dan festival budaya tahunan untuk menarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Selain itu, pelatihan keterampilan bagi penduduk lokal akan diselenggarakan untuk meningkatkan kualitas produk dan layanan yang ditawarkan.
Dengan sinergi antara pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi, diharapkan Masjid Tuo Ampang Gadang dapat menjadi contoh sukses bagi proyek restorasi lainnya di Indonesia.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet