Pemkot Makassar Siapkan Pete-pete Laut untuk Akses Transportasi Kepulauan

LintasWarganet.com – 20 April 2026 | Pemerintah Kota Makassar mengumumkan rencana peluncuran layanan Pete-pete Laut pada bulan Mei atau Juni 2026. Inisiatif ini bertujuan memperkuat jaringan transportasi bagi penduduk kepulauan di wilayah Sulawesi Selatan, khususnya pulau-pulau kecil yang selama ini mengandalkan kapal tradisional dengan kapasitas terbatas.

Berikut rangkaian langkah penting yang akan dilaksanakan sebelum operasional dimulai:

  • 2024 Q4: Penyusunan studi kelayakan teknis dan ekonomi, termasuk analisis dampak lingkungan.
  • 2025 Q1: Pengadaan 12 unit kapal berstandar nasional yang dilengkapi sistem navigasi modern.
  • 2025 Q3: Pembangunan dan renovasi dermaga di pelabuhan-pelabuhan tujuan, serta pelatihan awak kapal dan petugas pelabuhan.
  • 2025 Q4: Uji coba operasional internal dan simulasi penanganan penumpang pada jam sibuk.
  • 2026 Q1: Sosialisasi kepada masyarakat, penetapan tarif, dan integrasi jadwal dengan layanan transportasi darat kota Makassar.

Tarif yang akan diterapkan diperkirakan berada pada kisaran Rp30.000–Rp45.000 per perjalanan, tergantung jarak dan jenis layanan (ekonomi atau premium). Pemerintah kota menekankan bahwa tarif tersebut akan tetap terjangkau, mengingat manfaat ekonomi yang diharapkan, seperti peningkatan pariwisata, percepatan distribusi hasil pertanian, dan kemudahan akses layanan kesehatan bagi warga pulau.

Selain meningkatkan mobilitas, Pete-pete Laut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada kapal tradisional yang sering kali tidak memenuhi standar keselamatan. Semua unit akan dilengkapi dengan sistem pemantauan otomatis, peralatan pemadam kebakaran, serta fasilitas penanganan medis darurat.

Peluncuran layanan ini juga selaras dengan program pemerintah pusat yang menargetkan peningkatan konektivitas antar pulau di Indonesia hingga 2030. Dengan dukungan dana APBD dan kontribusi swasta melalui skema Public‑Private Partnership (PPP), proyek ini diproyeksikan selesai tepat waktu.

Warga kepulauan menyambut baik rencana tersebut. Seorang nelayan asal Pulau Selayar, Ahmad Said, menyatakan, “Dengan adanya Pete-pete Laut, kami tidak lagi harus menunggu berhari‑hari untuk kapal kecil. Perjalanan menjadi lebih cepat, aman, dan biaya lebih terjangkau.”

Jika semua tahapan berjalan sesuai jadwal, layanan Pete-pete Laut akan mulai beroperasi pada pertengahan 2026, membuka era baru mobilitas laut yang lebih modern dan inklusif bagi seluruh masyarakat Makassar dan sekitarnya.