LintasWarganet.com – 21 Mei 2026 | Kementerian Pariwisata Republik Indonesia mengumumkan penyusunan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional (RIPPARNAS) yang akan menjadi panduan strategis hingga tahun 2045. RIPPARNAS dirancang untuk memperkuat posisi pariwisata nasional, meningkatkan kontribusi sektor ini terhadap PDB, serta menciptakan lapangan kerja yang berkelanjutan.
Proses perumusan melibatkan koordinasi lintas kementerian, pemerintah daerah, asosiasi industri, dan akademisi. Fokus utama mencakup empat pilar utama:
- Pembangunan Infrastruktur: Pengembangan bandara, pelabuhan, jaringan transportasi, dan fasilitas akomodasi yang terintegrasi.
- Pariwisata Berkelanjutan: Pengelolaan destinasi wisata dengan prinsip ramah lingkungan dan pelestarian budaya lokal.
- Inovasi Digital: Pemanfaatan teknologi informasi untuk promosi, reservasi, dan pengelolaan data wisata.
- Peningkatan SDM dan Investasi: Pelatihan tenaga kerja, peningkatan kualitas layanan, serta penyediaan insentif bagi investor domestik dan asing.
RIPPARNAS juga menargetkan peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara sebesar 30 persen dan peningkatan pendapatan devisa dari sektor pariwisata hingga mencapai US$ 50 miliar pada tahun 2045. Untuk mencapai target tersebut, pemerintah akan menyiapkan program pendanaan khusus, memperkuat regulasi, serta mengoptimalkan sinergi antara sektor publik dan swasta.
Dalam jangka pendek, langkah-langkah prioritas meliputi revitalisasi destinasi wisata unggulan, perbaikan standar keamanan, dan peluncuran kampanye promosi digital yang tersegmentasi. Sementara itu, jangka menengah menekankan pada diversifikasi produk wisata, pengembangan ekowisata, serta peningkatan aksesibilitas ke wilayah terluar.
Dengan RIPPARNAS, diharapkan Indonesia dapat mengubah paradigma pariwisata dari sekadar tujuan populer menjadi ekosistem yang resilient, inklusif, dan berdaya saing global.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet