LintasWarganet.com – 17 April 2026 | Kementerian Pertahanan Republik Indonesia mengonfirmasi bahwa rencana pembelian 24 unit pesawat tempur Rafale buatan Prancis masih berada pada tahap kajian mendalam.
Rafale, yang dikenal dengan kemampuan multi‑peran dan sistem avionik canggih, menjadi salah satu opsi utama dalam upaya modernisasi alutsista udara nasional. Pemerintah tengah mengevaluasi berbagai faktor, termasuk biaya akuisisi, dukungan logistik, serta kompatibilitas dengan platform yang sudah ada.
Berikut beberapa poin utama yang sedang dipertimbangkan:
- Estimasi nilai kontrak dan sumber pendanaan, mengingat anggaran pertahanan yang terbatas.
- Persyaratan pemeliharaan, pelatihan pilot, dan transfer teknologi.
- Kesesuaian dengan strategi pertahanan negara, khususnya dalam memperkuat kemampuan udara untuk menghadapi ancaman regional.
- Waktu pengiriman dan tahapan penerimaan unit pertama.
Jika keputusan akhir mengarah pada pembelian, proses negosiasi diperkirakan akan melibatkan pembicaraan bilateral dengan pemerintah Prancis serta perusahaan Dassault Aviation, produsen Rafale.
Pemerintah menegaskan bahwa keputusan akhir akan diambil setelah seluruh aspek teknis, finansial, dan strategis dipertimbangkan secara menyeluruh, guna memastikan nilai optimal bagi pertahanan negara.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet