Pemerintah Dongkrak Produksi Padi Lewat Model Pertanian PM‑AAS, Mentan: Naikkan Produktivitas hingga 3 Kali Lipat
Pemerintah Dongkrak Produksi Padi Lewat Model Pertanian PM‑AAS, Mentan: Naikkan Produktivitas hingga 3 Kali Lipat

Pemerintah Dongkrak Produksi Padi Lewat Model Pertanian PM‑AAS, Mentan: Naikkan Produktivitas hingga 3 Kali Lipat

LintasWarganet.com – 26 Juni 2026 | Pemerintah Indonesia meluncurkan inisiatif baru untuk meningkatkan produksi padi melalui model pertanian terpadu bernama PM‑AAS (Pertanian Modern – Agro‑Smart System). Model ini dirancang untuk mengoptimalkan penggunaan input pertanian, memanfaatkan teknologi digital, dan memperbaiki manajemen lahan sehingga dapat meningkatkan produktivitas tanaman padi hingga tiga kali lipat dibandingkan metode konvensional.

Beberapa langkah utama dalam penerapan PM‑AAS meliputi:

  • Pemetaan digital lahan pertanian untuk menentukan zona paling produktif.
  • Pemilihan benih unggul yang sesuai dengan kondisi iklim dan tanah setempat.
  • Penerapan sistem irigasi tetes yang menghemat air.
  • Penggunaan pupuk dan pestisida berbasis data untuk mengurangi pemborosan.
  • Penyuluhan intensif kepada petani melalui pelatihan daring dan tatap muka.

Penerapan model ini diharapkan dapat mempercepat pencapaian swasembada beras nasional. Pemerintah menargetkan peningkatan produksi padi nasional sebesar 30% dalam lima tahun ke depan, dengan kontribusi signifikan dari wilayah‑wilayah penghasil beras utama seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sumatera Utara.

Selain meningkatkan kuantitas, PM‑AAS juga menitikberatkan pada kualitas beras yang dihasilkan, sehingga dapat bersaing di pasar internasional. Dengan menurunnya biaya produksi per ton, petani berpotensi memperoleh margin keuntungan yang lebih besar, yang pada gilirannya meningkatkan kesejahteraan petani kecil.

Model PM‑AAS akan diimplementasikan secara bertahap, dimulai dari pilot project di beberapa kabupaten, kemudian diperluas ke seluruh provinsi pertanian utama. Pemerintah berjanji akan menyediakan dukungan finansial, akses teknologi, dan jaringan pemasaran untuk memastikan keberhasilan program ini.