Pembangunan Industri Melamin di KEK Gresik Dinilai Jadi Langkah Strategis Perkuat Hilirisasi Nasional
Pembangunan Industri Melamin di KEK Gresik Dinilai Jadi Langkah Strategis Perkuat Hilirisasi Nasional

Pembangunan Industri Melamin di KEK Gresik Dinilai Jadi Langkah Strategis Perkuat Hilirisasi Nasional

LintasWarganet.com – 08 April 2026 | Pembangunan fasilitas produksi melamin di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik menjadi sorotan utama pemerintah sebagai upaya memperkuat hilirisasi produk kimia dalam negeri.

Proyek ini direncanakan mencakup instalasi pabrik berkapasitas besar dan diperkirakan akan menghasilkan ribuan ton melamin per tahun, sekaligus menciptakan ratusan lapangan kerja baru.

Beberapa poin strategis yang menjadi fokus antara lain:

  • Integrasi rantai nilai dari bahan baku lokal hingga produk akhir.
  • Penerapan teknologi ramah lingkungan untuk mengurangi emisi karbon.
  • Optimalisasi efisiensi energi melalui penggunaan sistem pemulihan panas.
  • Kolaborasi dengan lembaga riset untuk inovasi material melamin yang lebih kuat dan tahan api.

Selain meningkatkan nilai tambah industri kimia, proyek ini diharapkan dapat mendukung agenda ekonomi hijau Indonesia. Dengan memanfaatkan energi terbarukan dan mengimplementasikan standar lingkungan internasional, pabrik melamin di Gresik dapat menjadi contoh bagi sektor manufaktur lainnya.

Investasi yang masuk ke dalam proyek ini diperkirakan mencapai sekitar US$ 150 juta, dengan sebagian besar dana berasal dari investor domestik dan pendanaan lembaga keuangan pembangunan.

Komponen Estimasi Investasi
Fasilitas produksi US$ 90 juta
Teknologi dan peralatan US$ 40 juta
Infrastruktur pendukung US$ 20 juta

Dengan dukungan kebijakan insentif pajak dan kemudahan perizinan yang diberikan pemerintah, diharapkan proyek ini dapat selesai tepat waktu dan memberikan kontribusi signifikan terhadap target hilirisasi nasional pada tahun 2030.