LintasWarganet.com – 18 April 2026 | Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, menyuarakan kekecewaannya atas beberapa keputusan wasit yang dianggapnya tidak adil pada laga Liga 1 melawan Madura United pada Minggu (16 April 2026). Pertandingan yang berakhir dengan skor 1-1 tersebut menimbulkan beberapa momen kontroversial, termasuk penalti yang tidak diberikan kepada Persebaya pada menit ke-23, serta kartu kuning yang dianggap tidak konsisten pada pemain Madura United di menit ke-57.
Aji Santoso dalam konferensi pers pasca pertandingan mengatakan, “Saya rasa keputusan wasit pada momen-momen krusial menghambat kami untuk meraih kemenangan. Kami membutuhkan penegakan aturan yang konsisten.”
Berikut poin-poin utama yang dipersulit oleh pelatih:
- Penalti tidak diberikan ketika pemain Persebaya, Rafi Mahdi, terjepit di dalam kotak penalti.
- Kartu kuning yang diberikan kepada gelandang Madura United, Andi Prasetyo, meskipun tidak ada pelanggaran berat.
- Penundaan penambahan waktu akhir pertandingan yang dianggap merugikan tim tuan rumah.
Pihak Asosiasi Sepakbola Indonesia (PSSI) menyatakan akan meninjau laporan resmi dari klub dan pelatih. Sementara itu, wasit utama, Budi Hartono, menanggapi kritik tersebut dengan menyatakan bahwa semua keputusan diambil sesuai prosedur dan aturan yang berlaku.
Penggemar Persebaya menuntut agar ada evaluasi terhadap performa ofisial pertandingan. Beberapa pengamat sepakbola menilai bahwa keputusan kontroversial tersebut memang dapat mempengaruhi hasil akhir, namun menekankan pentingnya prosedur banding yang tersedia dalam regulasi liga.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet