LintasWarganet.com – 21 April 2026 | PBB dan Uni Eropa pada Senin, 20 April 2026, menerbitkan laporan berjudul Gaza Rapid Damage and Needs Assessment (RDNA) yang menilai besarnya kerusakan akibat konflik di Jalur Gaza. Menurut dokumen tersebut, total biaya yang diperlukan untuk membangun kembali wilayah yang hancur diperkirakan mencapai Rp1.222 triliun, setara dengan sekitar 80 miliar dolar Amerika.
Laporan mengidentifikasi empat sektor utama yang paling terdampak: perumahan, infrastruktur umum, layanan kesehatan, dan pendidikan. Prioritas pemulihan dirinci dalam daftar berikut:
- Perumahan: rekonstruksi ribuan rumah yang hancur dan penyediaan tempat tinggal sementara bagi pengungsi.
- Infrastruktur: perbaikan jaringan listrik, air bersih, sanitasi, serta jalan dan jembatan utama.
- Kesehatan: pemulihan rumah sakit, klinik, serta pengadaan peralatan medis darurat.
- Pendidikan: pembangunan kembali sekolah, perpustakaan, dan fasilitas belajar.
Selain keempat sektor tersebut, laporan juga menekankan pentingnya pemulihan ekonomi lokal, dukungan psikososial bagi korban, dan penguatan sistem keamanan untuk memastikan kelancaran proses rekonstruksi.
Meski angka kebutuhan dana sangat besar, realisasinya menghadapi beberapa kendala. Kondisi keamanan yang masih rapuh, akses terbatas ke wilayah terdampak, serta ketergantungan pada bantuan luar negeri menjadi faktor utama yang dapat menunda pelaksanaan program. Oleh karena itu, PBB dan Uni Eropa menyerukan partisipasi aktif dari semua negara donor, lembaga keuangan internasional, serta sektor swasta.
Para pejabat menargetkan fase awal pendanaan dapat dimulai dalam enam bulan ke depan, dengan fokus pada penyediaan bahan baku dan tenaga kerja lokal. Seluruh proses diperkirakan memakan waktu tiga sampai lima tahun untuk mencapai tingkat pemulihan yang signifikan.
Dengan estimasi biaya sebesar Rp1.222 triliun, rekonstruksi Gaza menjadi salah satu tantangan kemanusiaan terbesar dalam dekade ini. Keberhasilan upaya ini akan sangat bergantung pada solidaritas global serta komitmen berkelanjutan dari komunitas internasional.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet