LintasWarganet.com – 22 Mei 2026 | Panglima Komando Operasi (Koops) TNI, Mayjen TNI Yudha Airlangga, melakukan inspeksi langsung di Kabupaten Yahukimo, Papua, untuk memastikan kesiapan pasukan dalam melaksanakan tugas evakuasi jenazah delapan korban yang tewas dalam aksi Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Insiden tersebut terjadi pada akhir pekan lalu, ketika kelompok bersenjata OPM menembak beberapa personel keamanan dan warga sipil di wilayah pedalaman Yahukimo. Delapan korban tewas, termasuk dua anggota TNI, tiga aparat keamanan, dan tiga warga sipil. Penanganan jenazah menjadi prioritas utama mengingat kondisi geografis yang sulit serta sensitivitas sosial di daerah tersebut.
Selama inspeksi, Mayjen Yudha Airlangga menilai beberapa aspek penting, antara lain:
- Kesiapan logistik, termasuk kendaraan evakuasi, perlengkapan medis, dan perlengkapan pemakaman.
- Ketersediaan personel terlatih untuk menangani proses pemulangan jenazah secara hormat dan sesuai prosedur militer.
- Koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Yahukimo, Badan Penyelamat Daerah, dan keluarga korban.
- Keamanan jalur transportasi dari lokasi kejadian ke pusat pemakaman atau rumah duka.
Panglima Koops menekankan pentingnya penanganan jenazah yang cepat, aman, dan menghormati nilai-nilai budaya setempat. Ia juga menegaskan komitmen TNI untuk memberikan dukungan penuh kepada keluarga korban serta memastikan bahwa proses evakuasi tidak mengganggu upaya penegakan keamanan di wilayah tersebut.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet