Oyarzabal Jadi Sorotan: Rekor Langka Tanpa Sentuhan Bola 30 Menit di Piala Dunia 2026
Oyarzabal Jadi Sorotan: Rekor Langka Tanpa Sentuhan Bola 30 Menit di Piala Dunia 2026

Oyarzabal Jadi Sorotan: Rekor Langka Tanpa Sentuhan Bola 30 Menit di Piala Dunia 2026

LintasWarganet.com – 16 Juni 2026 | Striker andalan Real Sociedad, Mikel Oyarzabal, mencuri perhatian dunia setelah menjadi pemain pertama sejak edisi 1966 yang tidak menyentuh bola selama tiga puluh menit pertama pertandingan Piala Dunia 2026. Rekor tersebut tercipta saat Spanyol bertemu tim debutan Cabo Verde (Tanjung Verde) dalam laga pembuka Grup H di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, pada 15 Juni 2026.

Dominasi Spanyol Tanpa Hasil

La Furia Roja mengawali turnamen dengan tekanan tinggi. Tim asuhan Luis de la Fuente menguasai bola sebesar 62‑74 persen, menciptakan 27‑23 tembakan, dan menembakkan tujuh peluang ke arah gawang lawan. Meskipun begitu, kiper Cabo Verde, Vozinha, berhasil menahan semua percobaan, menjadikan skor akhir 0‑0.

Kekurangan utama Spanyol bukanlah kurangnya peluang, melainkan ketidakmampuan menembus pertahanan rapat tim Afrika Barat. Lamine Yamal dan Nico Williams, yang semula direncanakan menjadi starter, terpaksa mengawali laga dari bangku cadangan karena kondisi fisik yang belum optimal, meski kemudian mereka masuk untuk menggantikan pemain lain.

Oyarzabal dan Catatan Opta

Menurut catatan Opta, Oyarzabal tidak menyentuh bola sama sekali selama tiga puluh menit pertama. Ini menjadi catatan unik karena sejak Piala Dunia 1966 tidak ada pemain yang mencatatkan hal serupa. Pada menit ke‑31, Oyarzabal akhirnya terlibat dalam aksi, melakukan lima tembakan, namun hanya satu yang mengarah ke gawang dan tidak menghasilkan gol.

Sofascore mencatat Oyarzabal melakukan 25 sentuhan bola selama seluruh pertandingan, namun penilaiannya tetap rendah dengan rating 6,0. Statistik ini menegaskan bahwa meskipun Spanyol menguasai permainan, kontribusi Oyarzabal secara individu tidak memadai.

Peran dan Harapan Oyarzabal di Timnas

Berusia 29 tahun, Oyarzabal telah menjadi figur penting bagi Spanyol sejak meraih gelar Kejuaraan Eropa 2024. Namun, catatan negatif di Piala Dunia 2026 menambah tekanan pada pemain yang sebelumnya dikenal sebagai pencetak gol konsisten. Pelatih Luis de la Fuente tetap mempertahankan kepercayaan pada Oyarzabal, menilai bahwa pengalaman dan kualitas tekniknya tetap berharga untuk pertandingan-pertandingan berikutnya.

Dalam konteks tim, Oyarzabal kini bersaing dengan rekan-rekan seperti Ferran Torres, Gavi, dan Rodri, yang semuanya juga menjadi pilihan utama di lini serang. Keputusan de la Fuente untuk tetap menurunkan Oyarzabal hingga akhir laga menunjukkan strategi bertahan pada formasi yang telah terbukti efektif di fase sebelumnya.

Latar Belakang dan Karier

Selain prestasinya di level internasional, Oyarzabal memiliki cerita menarik selama masa kuliah, ketika ia berbagi apartemen dengan teman-teman. Dikatakan bahwa kebisingan dan jam tidur yang tidak teratur memaksa Oyarzabal berpindah ke tempat lain pada pukul empat pagi, sebuah anekdot yang menggambarkan dedikasi dan semangat kerja kerasnya sejak dini.

Karier klubnya di Real Sociedad juga tidak luput dari sorotan. Pemain asal San Sebastián ini telah mencetak lebih dari 100 gol untuk klub, menjadikannya salah satu penyerang paling produktif dalam sejarah La Liga. Prestasi tersebut menambah beban ekspektasi ketika ia mengenakan seragam nasional.

Langkah Selanjutnya Spanyol

Setelah hasil imbang melawan Cabo Verde, Spanyol menempati posisi ketiga sementara di Grup H dengan satu poin. Pertandingan selanjutnya melawan Arab Saudi pada 21 Juni 2026 menjadi kesempatan penting untuk memperbaiki citra tim dan memastikan kelanjutan ke fase knockout.

Para analis menilai bahwa Spanyol harus meningkatkan efektivitas akhir, terutama dalam mengoptimalkan peluang yang diciptakan. Peran Oyarzabal, bersama rekan setimnya, akan menjadi kunci dalam mengubah statistik penguasaan bola menjadi gol.

Kesimpulannya, meskipun Oyarzabal mencatat rekor unik yang tidak diinginkan, ia tetap menjadi aset berharga bagi timnas. Penampilannya di pertandingan-pertandingan berikutnya akan menentukan apakah catatan negatif ini hanya sekadar anomali atau indikasi masalah yang lebih dalam dalam taktik serang Spanyol.