OCBC Indonesia Akuisisi Aset dan Nasabah Wealth HSBC Senilai Rp 89,8 Triliun

LintasWarganet.com – 06 Mei 2026 | OCBC Indonesia mengumumkan bahwa ia telah menyelesaikan akuisisi unit wealth dan premier banking milik HSBC di Indonesia. Transaksi ini mencakup aset kelolaan sebesar Rp 89,8 triliun serta basis nasabah kelas atas yang sebelumnya dikelola oleh HSBC.

Akusisi ini menandai langkah strategis OCBC untuk memperluas kehadirannya di segmen perbankan premium. Dengan menambahkan portofolio wealth HSBC, OCBC diharapkan dapat meningkatkan total aset yang dikelola (AUM) menjadi lebih dari Rp 200 triliun dalam beberapa tahun ke depan.

Poin-poin utama akuisisi:

  • Nilai transaksi mencapai sekitar Rp 89,8 triliun.
  • Mengintegrasikan sekitar 1.200 nasabah wealth HSBC, yang mayoritas merupakan individu berpendapatan tinggi dan keluarga usaha.
  • Memperluas jaringan kantor cabang premium OCBC di kota-kota utama seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung.
  • Menambah produk investasi dan perencanaan keuangan yang berbasis teknologi digital.

Berikut perkiraan dampak terhadap kinerja keuangan OCBC:

Item Pra-Akuisisi Pasca-Akuisisi (Estimasi)
Aset Kelolaan (AUM) Rp 110 triliun Rp 199,8 triliun
Jumlah Nasabah Premium ~8.000 ~9.200

Manajemen OCBC menyatakan bahwa integrasi akan dilakukan secara bertahap selama enam bulan ke depan, dengan fokus pada kelancaran layanan nasabah serta pemeliharaan standar kepatuhan yang ketat.

Pihak regulator Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), telah memberikan persetujuan akhir setelah menilai bahwa akuisisi tidak akan menimbulkan risiko signifikan terhadap stabilitas sistem keuangan nasional.

Dengan akuisisi ini, OCBC menegaskan komitmennya untuk menjadi pemain utama dalam pasar wealth management Indonesia, sekaligus memberikan pilihan produk yang lebih luas bagi nasabah kelas atas.