Nilai Tukar Rupah Anjlok, Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum Tenang Saja!
Nilai Tukar Rupah Anjlok, Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum Tenang Saja!

Nilai Tukar Rupah Anjlok, Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum Tenang Saja!

LintasWarganet.com – 16 Mei 2026 | Rupiah Indonesia kembali melemah, menembus level Rp17.600 per dolar AS, menandai penurunan nilai tukar terparah dalam beberapa bulan terakhir. Penurunan ini memicu kekhawatiran di kalangan pelaku pasar dan publik mengenai tekanan inflasi serta daya beli masyarakat.

Dalam sebuah konferensi pers, Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Prabowo Subianto, menanggapi situasi dengan nada yang relatif tenang. Ia menegaskan bahwa ekonomi Indonesia tetap memiliki fondasi yang kuat dan tidak perlu dikhawatirkan secara berlebihan. “Selama Purbaya, saya masih bisa tersenyum tenang saja,” ujar Prabowo, mengaitkan pernyataannya dengan ketahanan ekonomi nasional.

Prabowo menyoroti beberapa faktor penopang ekonomi, antara lain cadangan devisa yang masih berada pada level sehat, kebijakan moneter yang fleksibel, serta dukungan sektor ekspor yang terus tumbuh. Ia juga menekankan pentingnya konsistensi reformasi struktural untuk meningkatkan produktivitas dan mengurangi ketergantungan pada impor.

Berikut adalah rangkaian nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS selama enam minggu terakhir:

Minggu Nilai Tukar (Rp/USD)
1 Rp17.200
2 Rp17.350
3 Rp17.450
4 Rp17.550
5 Rp17.600
6 Rp17.700

Para analisanya mengingatkan bahwa fluktuasi nilai tukar memang wajar dalam konteks pasar global, terutama mengingat ketegangan geopolitik dan pergerakan suku bunga di negara maju. Namun, mereka menekankan perlunya kebijakan yang proaktif untuk menjaga stabilitas nilai tukar, termasuk intervensi pasar bila diperlukan dan penguatan kebijakan fiskal.

Secara keseluruhan, meski nilai tukar rupiah berada pada level terendah, pernyataan Prabowo menegaskan keyakinan bahwa ekonomi Indonesia memiliki daya tahan yang cukup untuk melewati fase volatilitas ini tanpa menimbulkan kepanikan luas.