LintasWarganet.com – 02 April 2026 | Seleksi Timnas Argentina menutup fase pertandingan persahabatan FIFA dengan kemenangan tipis 2-1 atas Mauritania pada Selasa (30 Maret 2026). Gol penentu datang dari pemain muda asal Argentina, Nico Paz, yang mencetak gol indah pada menit ke-66, menambah kepercayaan diri skuad Lionel Scaloni menjelang laga penutup melawan Zambia dan menyiapkan diri untuk Piala Dunia 2026.
Berawal dari dominasi awal, Argentina membuka keunggulan pada menit ke-4 lewat gol cepat Julian Álvarez. Lionel Messi menyusul pada menit ke-43, menambah keunggulan menjadi 2-0. Mauritania berusaha bangkit dan berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Jordan Lefort pada menit ke-78, namun Nico Paz kembali menegaskan keunggulan tim asuhannya dengan tembakan keras dari luar kotak penalti yang melesat ke sudut atas gawang lawan.
Statistik Kunci Pertandingan
- Skor akhir: Argentina 2-1 Mauritania
- Penyerang pencetak gol: Julian Álvarez (4′), Lionel Messi (43′), Nico Paz (66′)
- Gelandang kreatif: Enzo Fernández (gol), Alexis Mac Allister, Rodrigo De Paul
- Penjaga gawang: Emiliano Martínez (Argentina), Khassa Camara (Mauritania)
- Penguasaan bola: Argentina 58%, Mauritania 42%
Pelatih Lionel Scaloni menilai penampilan timnya masih perlu perbaikan, terutama pada fase akhir pertandingan di mana Argentina tampak lengah dan hampir kehilangan tiga poin penting. Dalam konferensi pers setelah laga, Scaloni menegaskan bahwa “kita harus menampilkan versi lain, lebih konsisten, dan memanfaatkan kesempatan yang ada.” Ia juga mengingatkan bahwa pertandingan melawan Zambia pada 20:15 WIB di La Bombonera akan menjadi ujian akhir sebelum keberangkatan ke Amerika Utara.
Persiapan Menuju Piala Dunia 2026
Argentina akan berkompetisi di Grup J Piala Dunia 2026 bersama Aljazair, Austria, dan Yordania. Skaloni menargetkan skuad yang seimbang antara pemain berpengalaman seperti Messi, Lautaro Martínez, dan pemain muda berbakat seperti Nico Paz serta Thiago Almada. Namun, masih ada ketidakpastian mengenai peran Messi, apakah ia akan kembali menjadi starter atau masuk dari bangku cadangan sebagaimana pada pertandingan melawan Mauritania.
Selain itu, Scaloni juga harus menanggapi kritik publik yang menilai kualitas lawan pada jadwal FIFA sebagai terlalu rendah. Kritik tersebut muncul setelah Argentina menghadapi tim Afrika Barat yang dianggap kurang menantang, namun Scaloni membalas bahwa setiap pertandingan memiliki nilai strategis untuk menguji taktik dan kebugaran pemain.
Reaksi Media dan Publik
Berbagai media menyoroti gol Nico Paz sebagai “golazo” yang menandai kebangkitan bintang muda Argentina. Sebuah portal olahraga menuliskan bahwa “Nico Paz mencuri perhatian dengan tembakan keras yang menembus mistar gawang, menegaskan bahwa generasi baru siap mengisi peran penting di tim nasional.” Sementara itu, komentar dari para penggemar di media sosial menampilkan dukungan besar bagi pemain muda tersebut, sekaligus menuntut konsistensi performa dari pemain senior.
Di sisi lain, laporan dari MSN menyinggung bahwa beberapa nama yang terlibat dalam Piala Dunia 2022 mungkin kembali menjadi starter, namun keputusan akhir masih menunggu evaluasi akhir di laga Zambia. Skaloni menambahkan bahwa “kita akan menilai menit bermain masing-masing pemain, lalu melakukan rotasi untuk menemukan formasi terbaik.”
Berita lain mencatat bahwa Argentina dan Brasil baru saja menyelesaikan laga persahabatan lain, di mana keduanya memenangkan pertandingan masing-masing, menambah semangat tim sebelum turnamen besar.
Dengan kemenangan melawan Mauritania dan persiapan intensif menjelang laga terakhir melawan Zambia, Argentina berharap dapat menampilkan performa maksimal di Piala Dunia 2026, menargetkan bintang keempat bagi negara yang selalu menjadi kekuatan utama sepak bola dunia.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet