LintasWarganet.com – 25 April 2026 | Partai Nasional Demokrat (NasDem) pada Rapat Kerja Nasional (RKN) yang diselenggarakan akhir pekan lalu mengajukan usulan baru terkait ambang batas parlemen. Usulan tersebut menekankan bahwa kriteria ambang batas tidak hanya diterapkan pada skala nasional, melainkan harus merambah ke tingkat provinsi, kabupaten, dan kota dalam pemilihan legislatif.
Ambang batas parlemen merupakan persentase suara minimum yang harus dicapai oleh partai politik atau koalisi agar memperoleh kursi di DPR. Saat ini, ambang batas nasional ditetapkan sebesar 4 persen dari total suara sah. NasDem mengusulkan adanya formula terstandarisasi yang dapat diaplikasikan secara seragam di semua level pemerintahan, dengan menyesuaikan persentase minimum berdasarkan jumlah kursi yang tersedia di masing‑masing daerah.
- Penetapan persentase minimum yang proporsional dengan total kursi di daerah tersebut.
- Pemberlakuan ambang batas pada semua pemilihan legislatif, baik DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota.
- Penggunaan sistem alokasi kursi terbuka (open list) untuk menghindari fragmentasi suara.
- Pengawasan independen oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menjamin konsistensi penerapan.
Beberapa tokoh politik dan pakar pemilu menyambut baik usulan ini, menyebutkan bahwa formula yang seragam dapat meningkatkan representasi politik yang lebih adil serta mengurangi fenomena partai “payung” yang hanya mengandalkan ambang batas nasional. Namun, ada pula pihak yang mengkritisi bahwa penyesuaian persentase di tingkat daerah dapat menambah kompleksitas administrasi pemilu.
Jika usulan NasDem diterima, proses legislasi diperkirakan akan dimulai melalui pembahasan di DPR pada sesi berikutnya, dengan target implementasi pada pemilu legislatif mendatang. Hal ini sejalan dengan agenda reformasi pemilu yang telah menjadi bagian dari platform partai selama beberapa tahun terakhir.
Dengan demikian, usulan formula ambang batas parlemen oleh NasDem menjadi sorotan utama dalam dinamika politik menjelang pemilihan umum berikutnya, mengingat dampaknya yang potensial terhadap struktur kursi legislatif di semua tingkatan pemerintahan.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet