Nadiem Makarim Singgung Arahan Jokowi, Jaksa Dinilai Abaikan Fakta Sidang Dugaan Korupsi Chromebook
Nadiem Makarim Singgung Arahan Jokowi, Jaksa Dinilai Abaikan Fakta Sidang Dugaan Korupsi Chromebook

Nadiem Makarim Singgung Arahan Jokowi, Jaksa Dinilai Abaikan Fakta Sidang Dugaan Korupsi Chromebook

LintasWarganet.com – 23 Juni 2026 | Menanggapi arahan Presiden Joko Widodo yang menekankan percepatan digitalisasi pendidikan, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nadiem Makarim menegaskan pentingnya penerapan teknologi dalam proses belajar mengajar. Nadiem menambahkan bahwa upaya pemerintah dalam menyediakan perangkat digital bagi sekolah harus diiringi dengan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahap pengadaan.

Di sisi lain, proses hukum terkait dugaan korupsi dalam pengadaan Chromebook untuk sekolah-sekolah negeri di Jakarta Pusat kembali menjadi sorotan. Jaksa Penuntut Umum (JPU) dituduh mengabaikan fakta-fakta penting selama persidangan, termasuk bukti alokasi dana yang tidak sesuai dan indikasi adanya suap dalam proses tender. Beberapa pihak menilai bahwa keputusan jaksa tersebut menimbulkan pertanyaan serius tentang integritas penegakan hukum.

Berikut beberapa poin penting yang muncul dalam perkembangan terbaru ini:

  • Presiden Jokowi menekankan perlunya percepatan digitalisasi pendidikan agar siswa dapat bersaing di era teknologi.
  • Nadiem menegaskan bahwa perangkat seperti Chromebook harus didistribusikan secara adil dan sesuai prosedur yang transparan.
  • Jaksa dinilai tidak menyertakan bukti-bukti utama, seperti dokumen kontrak dan catatan pembayaran, yang dapat memperkuat kasus korupsi.
  • Pengamat hukum mengingatkan bahwa penolakan fakta dapat berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.
  • Pihak kepolisian masih melanjutkan penyelidikan untuk mengumpulkan bukti tambahan sebelum proses persidangan berlanjut.

Kasus ini menambah tekanan pada pemerintah untuk memastikan bahwa program digitalisasi pendidikan tidak menjadi ladang praktik korupsi. Nadiem menutup pernyataannya dengan menyerukan kerja sama lintas sektor, termasuk lembaga penegak hukum, untuk memastikan bahwa setiap dana yang dialokasikan untuk pendidikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan bersih.