Musyrif Dini ajak jamaah jadikan haji momentum perbaikan diri
Musyrif Dini ajak jamaah jadikan haji momentum perbaikan diri

Musyrif Dini ajak jamaah jadikan haji momentum perbaikan diri

LintasWarganet.com – 19 Mei 2026 | Musyrif Dini, Asrorun Niam Sholeh, selaku pejabat Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), menegaskan pentingnya menjadikan ibadah haji bukan sekadar ritual, melainkan peluang nyata untuk memperbaiki diri secara menyeluruh. Dalam sambutannya kepada calon jamaah haji Indonesia, ia menekankan bahwa perjalanan suci ke Tanah Suci dapat menjadi titik balik spiritual, mental, dan sosial.

  • Spiritual: meningkatkan kualitas ibadah, memperdalam pemahaman al-Qur’an dan hadis, serta menumbuhkan rasa takwa dan keikhlasan.
  • Kesehatan: menjalani program kebugaran sebelum berangkat, menjaga pola makan seimbang, dan menghindari risiko penyakit yang dapat mengganggu pelaksanaan ibadah.
  • Sosial‑ekonomi: mengelola keuangan dengan bijak, menghindari hutang yang berlebihan, serta menyiapkan rencana pasca haji untuk memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat.

Musyrif Dini juga menyoroti pentingnya etika berperilaku selama berada di Mekah dan Madinah. Ia menekankan sikap saling menghormati, menjaga kebersihan, serta menahan diri dari perilaku yang dapat menodai citra umat Islam di mata dunia.

Langkah praktis yang disarankan

  1. Melakukan pemeriksaan kesehatan lengkap setidaknya tiga bulan sebelum keberangkatan.
  2. Mengikuti pelatihan keagamaan yang diselenggarakan Kemenhaj untuk memahami tata cara ibadah haji dengan benar.
  3. Menyusun anggaran keuangan secara rinci, termasuk dana darurat dan rencana investasi pasca haji.
  4. Berpartisipasi dalam program sosial yang diinisiasi oleh komunitas muslim, seperti penggalangan dana untuk membantu jamaah kurang mampu.
  5. Menjaga mental dengan rutin berdoa, membaca Al‑Qur’an, dan berlatih teknik relaksasi untuk mengurangi stres.

Dengan menjadikan haji sebagai momentum perbaikan diri, Musyrif Dini berharap para jamaah tidak hanya kembali dengan kenangan spiritual, tetapi juga membawa perubahan positif yang berkelanjutan dalam kehidupan pribadi, keluarga, dan masyarakat luas.