LintasWarganet.com – 17 Juni 2026 | Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan komentar terhadap aksi demonstrasi mahasiswa yang terjadi baru-baru ini. Dalam pernyataannya, MUI menekankan pentingnya menyampaikan kritik secara santun agar semangat persatuan bangsa tidak terganggu.
Ketua Dewan MUI, KH. Ahmad mengaitkan situasi tersebut dengan kisah Nabi Musa dan Firaun dalam Al-Qur’an. Ia menegaskan bahwa seperti Nabi Musa yang menegakkan keadilan di hadapan tirani, mahasiswa pun memiliki hak menyuarakan aspirasi, namun harus tetap menjaga etika dan tidak memecah belah.
- Gunakan bahasa yang konstruktif, hindari provokasi.
- Fokus pada isu substantif, bukan serangan pribadi.
- Hormati perbedaan pendapat sebagai bagian dari demokrasi.
- Jaga semangat persatuan sebagaimana yang dicontohkan dalam sejarah Nabi Musa.
MUI berharap seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, dapat meneladani nilai-nilai moral yang diajarkan dalam ajaran Islam serta nilai kebangsaan. Kritik yang membangun diharapkan dapat menjadi sarana perbaikan, bukan pemecah belah.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet