Mourinho Kembali ke Bernabéu: Real Madrid Umumkan Pelatih Baru untuk Tiga Musim Mendatang
Mourinho Kembali ke Bernabéu: Real Madrid Umumkan Pelatih Baru untuk Tiga Musim Mendatang

Mourinho Kembali ke Bernabéu: Real Madrid Umumkan Pelatih Baru untuk Tiga Musim Mendatang

LintasWarganet.com – 12 Juni 2026 | Real Madrid secara resmi mengumumkan kembalinya José Mourinho sebagai pelatih utama tim pertama, menandai satu babak baru dalam sejarah klub setelah jeda 13 tahun. Keputusan ini diumumkan pada Kamis, 11 Juni, oleh dewan direksi yang dipimpin oleh Presiden Florentino Pérez, dan akan berlaku mulai 13 Juli ketika Mourinho bergabung untuk memulai fase pra-musim.

Latar Belakang Perjanjian

Mourinho menandatangani kontrak tiga tahun yang berakhir pada 30 Juni 2029, dengan gaji yang belum dipublikasikan. Sebagai bagian dari kesepakatan, Real Madrid akan membayar kompensasi sebesar £12,9 juta (sekitar €15 juta) kepada Benfica, klub asal Portugal yang baru saja meluncurkan Mourinho dari posisi pelatih mereka setelah mengantarkan kampanye liga yang tak terkalahkan.

Tim pendukung Mourinho juga akan mengikuti ke Madrid, termasuk asisten João Tralhão dan Pedro Machado, pelatih kebugaran Antonio Dias, analis Roberto Merella, serta pelatih kiper Nuno Santos.

Prestasi Mourinho di Masa Lalu bersama Real Madrid

Pertama kali mengambil alih juara pada musim 2010‑2013, Mourinho mencatatkan rekor poin tertinggi dalam sejarah La Liga, serta menambah trofi Copa del Rey dan Supercopa. Keberhasilan tersebut menjadikannya salah satu pelatih paling berpengaruh dalam era modern klub, meskipun masa jabatan pertamanya berakhir pada 2013.

Situasi Real Madrid Saat Ini

Sejak kepergian Zidane pada 2021, Real Madrid belum mengangkat trofi besar. Pada musim 2023‑2024, klub finis di posisi kedua, jauh di belakang rival tradisional, Barcelona, yang mengamankan gelar La Liga lewat kemenangan di El Clásico di Camp Nou. Di ajang Champions League, Los Blancos harus menyerah dari Bayern München yang menunjukkan kekuatan menyerang yang tak tertandingi.

Kurangnya gelar utama selama dua musim terakhir menambah tekanan pada manajemen klub untuk segera mengembalikan kejayaan. Dalam konteks itu, pemilihan kembali Mourinho dipandang sebagai langkah strategis untuk mengembalikan mental juara serta menata kembali skuad yang dipenuhi bintang dunia.

Tantangan yang Dihadapi Mourinho

  • Menata kembali lini serang: Meskipun memiliki pemain kelas dunia seperti Karim Benzema, Vinícius Júnior, dan Luka Modrić, koherensi taktik masih menjadi sorotan.
  • Memperbaiki pertahanan: Kekalahan melawan Bayern menyoroti kerentanan di sektor belakang, terutama dalam mengatasi serangan cepat lawan.
  • Mengatasi dinamika locker room: Kepemimpinan Mourinho yang tegas harus bersinergi dengan kepribadian pemain senior dan menumbuhkan semangat kompetitif.
  • Menjaga konsistensi di Liga dan Eropa: Menyelesaikan gap poin dengan Barcelona serta menembus babak semifinal atau final Liga Champions menjadi prioritas utama.
  • Menyesuaikan gaya permainan: Mourinho dikenal dengan taktik defensif yang solid, namun harus menyeimbangkan serangan cepat yang menjadi ciri khas Real Madrid modern.

Pernyataan Florentino Pérez

Setelah pemilihan presiden klub yang berakhir dengan kemenangan Pérez atas Enrique Riquelme, ia menegaskan komitmen klub untuk terus meraih gelar. “Kami akan terus bekerja untuk mempertahankan tradisi kemenangan Real Madrid,” ujar Pérez dalam pernyataan resmi. “Mourinho adalah Madridista sejati, dan dengan kepemimpinannya, kami yakin dapat kembali mengangkat trofi ke-16 di Eropa serta mempertahankan kebanggaan Santiago Bernabéu sebagai stadion terbaik di dunia.”

Langkah Selanjutnya

Mourinho dijadwalkan memulai program pra-musim pada pertengahan Juli, dengan jadwal uji coba melawan tim-tim persahabatan di Eropa. Transfer pemain selama jendela musim panas juga menjadi agenda penting, mengingat kebutuhan untuk menambah kedalaman skuad di posisi sayap dan bek tengah.

Jika berhasil, Mourinho dapat menorehkan sejarah sebagai satu-satunya pelatih yang berhasil memenangkan gelar La Liga dengan dua periode kepemimpinan berbeda di klub yang sama. Namun, kegagalan juga dapat memperdalam krisis yang sedang melanda, mengingat ekspektasi tinggi para pendukung dan pemilik klub.

Dengan dukungan penuh dari manajemen, para pemain, dan basis suporter yang fanatik, harapan besar menanti Mourinho dalam usahanya memulihkan kejayaan Real Madrid di panggung domestik maupun internasional.