LintasWarganet.com – 11 Mei 2026 | Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam sebuah pidato yang disiarkan secara nasional pada hari ini mengumumkan serangkaian kebijakan baru yang ditujukan untuk memperkuat posisi Iran dalam konfrontasi dengan Amerika Serikat dan Israel.
- Peningkatan produksi roket balistik dan drone yang dapat menjangkau wilayah target strategis di wilayah Timur Tengah.
- Penguatan jaringan siber militer untuk melancarkan serangan digital terhadap infrastruktur kritis musuh.
- Perluasan dukungan logistik dan intelijen kepada kelompok‑kelompok perlawanan yang beroperasi di wilayah Palestina, Lebanon, dan Yaman.
- Pengembangan program pertahanan udara berlapis dengan sistem pertahanan rudal yang lebih canggih.
- Peningkatan kerja sama dengan sekutu regional seperti Suriah dan Rusia dalam latihan militer gabungan.
Khamenei menekankan bahwa kebijakan ini bukan sekadar respons reaktif, melainkan bagian dari strategi jangka panjang Iran untuk memastikan kedaulatan nasional serta melindungi kepentingan umat Islam di kawasan.
Pengumuman tersebut menuai beragam reaksi internasional. Pemerintah Amerika Serikat menyatakan akan memantau perkembangan tersebut dengan cermat dan menegaskan kembali komitmen keamanan regional. Sementara itu, perwakilan Israel menganggap langkah Iran sebagai ancaman serius bagi stabilitas kawasan.
Para analis politik menilai bahwa peningkatan kapasitas militer Iran dapat memicu perlombaan senjata di Timur Tengah, namun juga mencerminkan keengganan Tehran untuk bernegosiasi di bawah tekanan eksternal.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet