Microsoft 365 Luncurkan Copilot Cowork, FBI Ungkap Ancaman Phishing Tanpa Password, dan Barracuda Hadirkan AI Email Security
Microsoft 365 Luncurkan Copilot Cowork, FBI Ungkap Ancaman Phishing Tanpa Password, dan Barracuda Hadirkan AI Email Security

Microsoft 365 Luncurkan Copilot Cowork, FBI Ungkap Ancaman Phishing Tanpa Password, dan Barracuda Hadirkan AI Email Security

LintasWarganet.com – 18 Juni 2026 | Microsoft menandai langkah besar dalam evolusi produktivitas berbasis cloud dengan meluncurkan Copilot Cowork secara global untuk semua pengguna Microsoft 365 Copilot. Pada saat yang sama, Badan FBI mengeluarkan peringatan serius terkait skema phishing baru yang mampu mengakses akun Microsoft 365 tanpa memerlukan kata sandi atau verifikasi multi‑factor (MFA). Sebagai respons, penyedia keamanan siber Barracuda memperkenalkan solusi email security berbasis AI yang dirancang khusus untuk melindungi lingkungan Microsoft 365 dan Google Workspace.

Copilot Cowork Siap Pakai untuk Seluruh Pengguna Microsoft 365

Setelah tiga bulan fase pratinjau dalam program Frontier, Copilot Cowork kini resmi tersedia bagi organisasi yang memiliki lisensi Copilot User Subscription. Berbeda dengan Copilot tradisional yang lebih bersifat asisten pemberi saran, Copilot Cowork beroperasi sebagai sistem agen otonom yang dapat mengeksekusi tugas‑tugas kompleks lintas aplikasi, mulai dari penyusunan presentasi, analisis data, hingga otomatisasi alur kerja ERP.

Pengguna cukup mendefinisikan tujuan akhir, misalnya “menyiapkan briefing untuk pertemuan klien”, dan sistem akan mengumpulkan email, catatan rapat, serta dokumen terkait, menghasilkan dokumen briefing serta presentasi yang otomatis tersimpan di SharePoint. Pada skenario analisis data, Copilot Cowork dapat mengolah ratusan laporan, komentar analis, dan dokumen SEC menjadi ringkasan terstruktur serta mengekstrak angka kunci ke dalam workbook Excel.

Fitur utama meliputi:

  • Integrasi dengan mesin kerja Work IQ untuk konteks data perusahaan.
  • Model AI multi‑model, termasuk Anthropic Opus 4.8, Sonnet 4.6, GPT 5.5, dan model Cowork 1 yang dijanjikan lebih hemat biaya.
  • Model penagihan berbasis penggunaan dalam bentuk Copilot Credits, memberi fleksibilitas kontrol biaya.
  • Plugin dari mitra strategis seperti Adobe, Miro, dan Atlassian, memperluas kemampuan visualisasi dan kolaborasi.
  • Dukungan penuh pada perimeter keamanan Microsoft 365, memastikan semua proses tetap berada dalam kebijakan keamanan dan kepatuhan perusahaan.

Keunggulan ini ditujukan untuk pekerja pengetahuan, manajer, tim layanan pelanggan, serta tim teknik yang membutuhkan automasi alur kerja berulang dan berlapis. Dengan Copilot Cowork, perusahaan diharapkan dapat mengurangi beban kerja manual, mempercepat pembuatan dokumen, dan meningkatkan akurasi keputusan berbasis data.

Ancaman Phishing Baru yang Tidak Memerlukan Password

FBI mengeluarkan peringatan tentang platform Phishing‑as‑a‑Service (PHaaS) bernama Kali 365 yang memungkinkan penyerang mencuri token OAuth Microsoft 365. Token ini memberi akses persisten ke layanan seperti Outlook, Teams, dan OneDrive tanpa memerlukan kata sandi atau tantangan MFA.

Skema serangan dimulai dengan email phishing yang meniru layanan cloud terpercaya. Email tersebut menyertakan kode otentikasi perangkat dan mengarahkan korban ke halaman verifikasi resmi Microsoft. Setelah korban memasukkan kode, penyerang mendapatkan otorisasi perangkat, lalu mengekstrak token akses dan refresh. Dengan token tersebut, penyerang dapat mengakses mailbox, dokumen, bahkan mengirim email atas nama korban, semuanya tanpa menembus lapisan keamanan MFA.

FBI menekankan pentingnya melaporkan insiden melalui Internet Crime Complaint Center (IC3) dan mengedukasi pengguna tentang praktik terbaik, termasuk memverifikasi URL secara teliti, menghindari memasukkan kode otentikasi pada halaman yang tidak jelas, serta meninjau aktivitas login yang tidak biasa.

Solusi AI Email Security dari Barracuda untuk Microsoft 365

Menanggapi peningkatan ancaman email, Barracuda meluncurkan Integrated Email Protection yang menggabungkan kecerdasan buatan untuk mendeteksi, menyelidiki, dan menghapus ancaman secara berkelanjutan. Solusi ini tidak hanya memblokir email berbahaya sebelum masuk ke kotak masuk, tetapi juga memantau pesan yang sudah diterima untuk mengidentifikasi perilaku mencurigakan setelah pengiriman.

Fitur kunci meliputi:

  • Pemindaian ulang otomatis terhadap email yang telah di‑quarantine oleh Microsoft, dengan kemampuan rescan sebelum dilepaskan ke pengguna.
  • Asisten AI bernama Bailey yang menjelaskan keputusan keamanan dalam bahasa sederhana dan memungkinkan admin mengubah tindakan otomatis.
  • Integrasi sinyal dari lapisan email, identitas, jaringan, aplikasi, dan data untuk visibilitas ancaman yang lebih luas.
  • Dukungan untuk lingkungan single‑tenant maupun multi‑tenant, cocok untuk perusahaan besar maupun penyedia layanan terkelola.

Penelitian internal Barracuda menunjukkan bahwa satu email phishing dapat mengkompromikan identitas, melewati MFA, dan mengendalikan endpoint dalam kurang dari lima menit. Dengan pendekatan yang terus‑menerus memeriksa dan memperbarui intelijen, solusi ini berusaha menutup celah yang dimanfaatkan oleh taktik modern seperti Kali 365.

Integrasi antara Copilot Cowork, kebijakan keamanan Microsoft 365, dan lapisan pertahanan AI dari Barracuda dapat menjadi kombinasi strategis bagi organisasi yang ingin memaksimalkan produktivitas sekaligus menurunkan risiko serangan siber.

Dengan Copilot Cowork, perusahaan dapat mengotomatiskan proses bisnis yang rumit, sementara FBI memperingatkan tentang teknik pencurian token yang mengelak dari kata sandi tradisional, dan Barracuda menawarkan pertahanan berlapis yang diperkaya AI. Sinergi ini menandai era baru di mana kecerdasan buatan bukan hanya meningkatkan efisiensi kerja, tetapi juga menjadi komponen vital dalam strategi keamanan siber perusahaan.