Meta, Snap, dan Roblox Janji Perkuat Upaya Perlindungan Anak di Inggris
Meta, Snap, dan Roblox Janji Perkuat Upaya Perlindungan Anak di Inggris

Meta, Snap, dan Roblox Janji Perkuat Upaya Perlindungan Anak di Inggris

LintasWarganet.com – 22 Mei 2026 | Regulator komunikasi Inggris mengeluarkan laporan terbaru yang menyoroti tantangan perlindungan anak di platform digital. Dalam responsnya, tiga raksasa teknologiMeta, Snap, dan Roblox—menyatakan komitmen untuk meningkatkan langkah‑langkah keamanan bagi pengguna muda di wilayah tersebut.

Berbagai temuan regulator menekankan bahwa anak‑anak di Inggris masih rentan terhadap konten berbahaya, penindasan daring, serta interaksi dengan orang dewasa yang tidak dikenal. Untuk menanggapi hal ini, perusahaan‑perusahaan tersebut merinci serangkaian inisiatif yang akan diimplementasikan dalam jangka pendek dan menengah.

Komitmen utama yang disampaikan

  • Meta: Memperkuat algoritma deteksi konten berbahaya, menambah opsi kontrol orang tua pada aplikasi Instagram dan Facebook, serta memperkenalkan proses verifikasi usia yang lebih ketat.
  • Snap: Mengoptimalkan filter keamanan pada platform Snapchat, meluncurkan fitur pelaporan anonim yang lebih cepat, serta meningkatkan pelatihan moderator khusus untuk bahasa dan budaya lokal Inggris.
  • Roblox: Memperluas sistem moderasi berbasis AI, menambah batasan interaksi suara antar pengguna di bawah umur, serta menyediakan panduan edukatif bagi orang tua tentang cara mengawasi aktivitas anak di dalam game.

Semua inisiatif tersebut akan dipantau secara berkala oleh Ofcom, badan pengatur komunikasi di Inggris, yang berhak menilai kepatuhan serta memberikan sanksi bila standar tidak tercapai.

Selain langkah teknis, ketiga perusahaan juga berjanji untuk meningkatkan transparansi dengan merilis laporan tahunan yang memuat statistik terkait pelanggaran kebijakan, jumlah konten yang dihapus, serta waktu respons terhadap laporan pengguna.

Pemerintah Inggris menilai kolaborasi antara regulator dan platform digital sebagai elemen krusial dalam menciptakan ekosistem daring yang lebih aman bagi generasi muda. Upaya ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi negara‑negara lain dalam menegakkan standar perlindungan anak di era digital.