Messi Guncang Dunia: Hat‑Trick Pertama di Piala Dunia 2026 Bawa Argentina Menaklukkan Algeria 3‑0
Messi Guncang Dunia: Hat‑Trick Pertama di Piala Dunia 2026 Bawa Argentina Menaklukkan Algeria 3‑0

Messi Guncang Dunia: Hat‑Trick Pertama di Piala Dunia 2026 Bawa Argentina Menaklukkan Algeria 3‑0

LintasWarganet.com – 17 Juni 2026 | Argentina memulai kampanye Piala Dunia 2026 dengan kemenangan gemilang 3‑0 atas Algeria pada laga pembuka Grup J yang digelar di Kansas City, Missouri. Lionel Messi mencetak hat‑trick pertamanya di turnamen terbesar sepak bola, menjadikannya pemain pertama yang mencetak tiga gol dalam satu pertandingan World Cup serta pemegang rekor usia tertua yang melakukannya, berusia 38 tahun 357 hari.

Pertandingan dan momen kunci

Gol pembuka datang pada menit ke‑17 setelah umpan terobosan dari Rodrigo De Paul. Messi menembak keras dari luar kotak penalti, bola meluncur tak terhenti oleh kiper Algeria, Luca Zidane. Gol kedua tercipta pada menit ke‑60, ketika Messi memanfaatkan rebound dari tembakan panjang Alexis Mac Allister. Gol ketiga muncul pada menit ke‑76, dengan tendangan kaki kiri yang menukik ke sudut kanan gawang Zidane, menutup aksi gemilang sang kapten.

Reaksi pelatih dan pemain

Pelatih Argentina Lionel Scaloni menegaskan pentingnya fokus penuh meski mengingat kegagalan pembukaan di Piala Dunia 2022. “Kami tidak memandang sebelah mata Algeria. Mereka cepat dan berbahaya, namun kami siap menghadapi tantangan,” ujarnya. Di sisi lain, pelatih Algeria Vladimir Petkovic menyampaikan rasa hormat yang besar kepada lawan: “Menghadapi Argentina seperti menendang sarang lebah, berisiko tinggi. Kami berharap dukungan suporter kami dapat menyeimbangkan desibel di stadion.”

Statistik dan catatan sejarah

  • Messi menyamai Miroslav Klose (Jerman) dengan 16 gol sepanjang karier Piala Dunia.
  • Ia menjadi pemain pertama yang mencetak hat‑trick pada usia tertua dalam sejarah turnamen.
  • Argentina dan Algeria baru pernah bertemu pada laga persahabatan 5 Juni 2007 di Camp Nou, berakhir 4‑3 untuk Argentina.
  • Argentina finis di puncak klasemen kualifikasi CONMEBOL dengan 38 poin (12 menang, 2 seri, 4 kalah).
  • Algeria tidak mencatat tembakan ke arah gawang selama pertandingan.

Keberhasilan Messi tidak lepas dari dukungan rekan setimnya. Julian Alvarez, Rodrigo De Paul, dan Alexis Mac Allister turut menambah tekanan pada lini pertahanan Algeria, sementara pertahanan Argentina berhasil menutup ruang gerak Les Fennecs secara konsisten.

Implikasi ke depan

Kemenangan 3‑0 ini menempatkan Argentina sebagai favorit kuat untuk mempertahankan gelar juara. Selanjutnya, La Albiceleste akan berhadapan dengan Austria pada 22 Juni di Dallas, sementara Algeria akan melanjutkan perjuangannya melawan Jordan di San Francisco. Keberhasilan Messi mencetak hat‑trick memberikan dorongan mental bagi seluruh skuad, sekaligus menegaskan bahwa Argentina tidak lagi terjebak dalam kegagalan pembukaan yang menimpa mereka di Qatar 2022.

Dengan catatan historis, performa Messi dan konsistensi tim Argentina menunjukkan evolusi yang signifikan. Para analis menilai bahwa Argentina memiliki kombinasi pengalaman veteran dan energi muda yang cukup untuk menantang rival‑rival kuat lainnya. Namun, Scaloni tetap mengingatkan bahwa “satu pertandingan tidak menentukan nasib tim di turnamen,” menekankan pentingnya konsistensi sepanjang fase grup.

Kesimpulannya, debut Argentina di Piala Dunia 2026 tidak hanya ditandai dengan kemenangan meyakinkan, melainkan juga dengan momen pribadi bersejarah bagi Lionel Messi. Hat‑tricknya menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain terbesar dalam sejarah sepak bola, sekaligus menambah kepercayaan diri tim untuk mengejar gelar juara kembali.