LintasWarganet.com – 28 Mei 2026 | Lionel Messi, sang kapten timnas Argentina yang baru saja memimpin Albiceleste meraih gelar ketiga pada Piala Dunia 2022, kini berada pada dua sorotan sekaligus: kondisi fisik yang belum pulih sepenuhnya menjelang Piala Dunia 2026, serta kontroversi seputar patung raksasa setinggi 70 kaki yang dibangun di Kolkata, India.
Kondisi Cedera Messi Menjelang Piala Dunia 2026
Pada akhir Mei 2026, Messi mengalami kelelahan otot pada hamstring kiri saat pertandingan Inter Miami melawan Philadelphia Union. Ia terpaksa keluar pada menit ke‑73 setelah mengambil tendangan bebas, dan klub mengonfirmasi adanya overload pada otot paha belakang. Pemeriksaan lanjutan menunjukkan bahwa cedera tersebut masih berada pada fase pemulihan, sehingga pemain berusia 38 tahun belum dapat berlatih dengan intensitas penuh.
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, menegaskan bahwa Messi akan bergabung dengan kamp latihan di Buenos Aires, namun bukan sebagai pemain yang berada dalam kondisi optimal. “Berita pertama tidak terlalu buruk, namun kami harus menunggu perkembangan selanjutnya,” ungkap Scaloni dalam sebuah wawancara di DSports. Ia menambahkan, “Prioritas utama kami adalah memastikan semua pemain, termasuk Messi, berada dalam kondisi terbaik saat turnamen dimulai pada 16 Juni.”
Selain Messi, sejumlah pemain inti Argentina juga tengah berjuang melawan cedera. Penjaga gawang Emiliano Martínez mengalami patah jari manis pada tangan kanan, bek Cristian Romero masih memulihkan ligamen lutut kanan, sementara bek sayap Nahuel Molina dan Gonzalo Montiel mengalami cedera otot. Gelandang muda Nico Paz absen karena cedera lutut, dan Nicolas González baru memasuki tahap akhir pemulihan otot. Kondisi ini memaksa Scaloni memperluas daftar pemain cadangan, termasuk Santiago Beltrán, Joaquín Freitas, Nicolás Capaldo, dan Agustín Giay, untuk mengantisipasi perubahan mendadak sebelum pengumuman skuad final pada 2 Juni.
Patung Messi 70 Kaki di Kolkata: Dari Pujian Menjadi Ancaman
Di seberang samudra, sebuah patung setinggi 70 kaki yang menampilkan Messi memegang trofi Piala Dunia 2022 menjadi sorotan publik. Patung tersebut dibangun pada Desember 2025 menjelang tur “GOAT Tour” Messi di India, dan dipasang di Kolkata sebagai penghormatan bagi legenda sepakbola asal Argentina.
Pada akhir Mei 2026, warga setempat melaporkan bahwa patung tersebut berayun saat terkena angin. Setelah inspeksi oleh Dinas Pekerjaan Umum (PWD) setempat, ditemukan bahwa sekrup pada kerangka utama mengendur, menimbulkan risiko struktural yang serius. Pemerintah negara bagian West Bengal memerintahkan agar patium segera dibongkar dan dipindahkan ke lokasi yang lebih aman.
- Inspeksi mengidentifikasi kerusakan pada sekrup utama.
- Patung diamankan dengan tali nilon berkapasitas tinggi dan dipagari untuk mencegah kerumunan.
- Tim teknisi sedang menyiapkan rencana pemindahan ke area yang tidak mengganggu lalu lintas dan jalur kereta bawah tanah.
Patung tersebut juga menjadi bahan perdebatan estetika. Beberapa netizen mengkritik wujud wajah dan postur yang dianggap tidak mirip dengan Messi, bahkan menyamakan dengan aktor Bollywood. Selain masalah struktural, kontroversi ini menambah tekanan pada pemerintah lokal untuk menanggapi keluhan warga secara cepat.
Implikasi Ganda bagi Messi dan Argentina
Kombinasi antara kondisi fisik Messi yang belum 100% dan sorotan internasional terhadap patungnya menciptakan narasi unik menjelang Piala Dunia 2026. Bagi Argentina, ketidakpastian mengenai kebugaran sang kapten menambah beban pada skuat yang sudah terganggu oleh beberapa cedera. Di sisi lain, patung raksasa di Kolkata menegaskan betapa besarnya pengaruh global Messi, sekaligus menyoroti tantangan logistik dan keamanan yang muncul ketika fandom beralih ke bentuk monumental.
Jika Messi dapat pulih tepat waktu, ia masih memiliki peluang untuk menambah catatan historisnya dengan tampil di turnamen ke‑enam. Namun, jika proses rehabilitasi memakan waktu lebih lama, Argentina harus menyiapkan strategi alternatif tanpa kehadiran pemain utama yang biasanya menjadi penggerak serangan.
Di Kolkata, keputusan untuk membongkar patung diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan publik, sekaligus memberi kesempatan bagi otoritas setempat untuk merencanakan penempatan karya seni publik yang lebih aman dan estetis. Kejadian ini juga menjadi peringatan bagi kota-kota lain yang berencana membangun monumen serupa.
Secara keseluruhan, Messi berada di persimpangan penting antara kebugaran pribadi dan simbolisme global. Bagaimana ia mengatasi cedera dan bagaimana patungnya ditangani akan menjadi bagian dari cerita besar menjelang Piala Dunia 2026, menambah lapisan drama yang melampaui lapangan hijau.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet