Mentrans Iftitah Sulaiman Kenang Nasihat Juwono Sudarsono: Baktikan Ilmu untuk Negara
Mentrans Iftitah Sulaiman Kenang Nasihat Juwono Sudarsono: Baktikan Ilmu untuk Negara

Mentrans Iftitah Sulaiman Kenang Nasihat Juwono Sudarsono: Baktikan Ilmu untuk Negara

LintasWarganet.com – 29 Maret 2026 | Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, menyampaikan rasa berduka cita yang mendalam atas wafatnya mantan Menteri Pertahanan, Juwono Sudarsono. Dalam pernyataan resmi yang disampaikan, Iftitah menyoroti nasihat penting yang pernah disampaikan Juwono kepada generasi penerus: “Baktikan ilmu untuk negara.”

Juwono Sudarsono, yang menjabat sebagai Menhan pada era 1998‑1999, dikenal sebagai tokoh militer dengan rekam jejak panjang dalam bidang pertahanan serta kebijakan strategis. Selama masa tugasnya, ia menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia dan pemanfaatan ilmu pengetahuan untuk memperkuat kedaulatan bangsa.

Pernyataan Iftitah tidak hanya berisi ucapan duka, tetapi juga mengingatkan para pejabat dan aparatur negara akan tanggung jawab moral untuk menerapkan pengetahuan yang dimiliki demi kemajuan Indonesia. “Kita harus meneruskan semangat Juwono dalam mengabdikan ilmu dan pengalaman kita untuk kepentingan rakyat,” ujarnya.

Nasihat tersebut dianggap relevan bagi Kementerian Transmigrasi, yang tengah menjalankan program penempatan kembali penduduk dan pengembangan wilayah. Iftitah menekankan bahwa setiap kebijakan harus didasari oleh kajian ilmiah yang kuat, sehingga hasilnya dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi negara.

Penghormatan terhadap Juwono Sudarsono juga mencerminkan tradisi penghargaan terhadap para pahlawan bangsa yang telah mengabdikan diri dalam bidang pertahanan dan keamanan. Keluarga, rekan kerja, serta seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat terus menghidupkan warisan pemikiran beliau melalui tindakan konkret di bidang publik.