Menteri PU Usulkan Pekalongan Prioritas Pembangunan Tanggul Laut pada Fase Pertama
Menteri PU Usulkan Pekalongan Prioritas Pembangunan Tanggul Laut pada Fase Pertama

Menteri PU Usulkan Pekalongan Prioritas Pembangunan Tanggul Laut pada Fase Pertama

LintasWarganet.com – 30 Maret 2026 | Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dody Hanggodo, menyampaikan bahwa kota Pekalongan harus menjadi prioritas dalam pembangunan Giant Sea Wall (GSW) pada fase pertama. Usulan ini menambah dua wilayah yang sebelumnya telah ditetapkan, yakni Teluk Jakarta serta jalur Semarang‑Kendal‑Demak.

Giant Sea Wall merupakan jaringan tanggul laut berskala nasional yang dirancang untuk mengurangi dampak abrasi pantai, kenaikan muka air laut, dan banjir rob yang kerap melanda wilayah pesisir. Pemerintah menargetkan penyelesaian fase pertama pada tahun 2027 dengan alokasi anggaran sekitar Rp 30 triliun.

Pekalongan dipilih karena beberapa faktor strategis:

  • Terkena erosi pantai yang signifikan dalam lima tahun terakhir.
  • Menjadi pusat kegiatan perikanan dan pariwisata yang berkontribusi besar pada perekonomian daerah.
  • Memiliki infrastruktur pelabuhan yang potensial untuk pengembangan logistik nasional.

Daftar prioritas pembangunan GSW pada fase pertama kini mencakup:

  1. Teluk Jakarta
  2. Jalur Semarang‑Kendal‑Demak
  3. Pekalongan

Pemerintah berharap dengan penyelesaian tanggul di Pekalongan, risiko banjir rob dapat ditekan secara signifikan, sekaligus meningkatkan kepercayaan investor di sektor maritim. Selanjutnya, kementerian akan melakukan survei teknis mendetail dan melibatkan pemangku kepentingan lokal untuk menyusun rancangan teknis yang sesuai dengan kondisi geografis setempat.

Usulan ini masih berada dalam tahap evaluasi, namun menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pantai Indonesia terhadap perubahan iklim dan bencana alam.