LintasWarganet.com – 15 Mei 2026 | JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PKP) menyampaikan apresiasi kepada Bank Syariah Nasional (BSN) atas inisiatif pengembangan KPR subsidi berbasis syariah yang diharapkan dapat memperkuat program pemerintah menambah 3 juta rumah layak huni.
BSN melaporkan bahwa hingga kini telah menyalurkan 16.523 unit KPR Subsidi dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Total plafon pembiayaan yang dicairkan mencapai Rp2,7 triliun, menandakan kontribusi signifikan terhadap penyediaan rumah bagi masyarakat berpendapatan rendah.
| Skema | Unit | Plafon (Rp) |
|---|---|---|
| FLPP | 16.523 | 2,7 triliun |
Program 3 Juta Rumah, yang menjadi prioritas nasional, menargetkan penyediaan hunian terjangkau melalui sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan pengembang. KPR subsidi syariah menjadi salah satu pilar utama, karena dapat menjangkau segmen masyarakat yang belum terlayani secara optimal oleh pembiayaan konvensional.
BSN menegaskan komitmennya untuk meningkatkan volume penyaluran KPR subsidi syariah pada tahun-tahun mendatang. Rencana strategis mencakup peningkatan jaringan cabang, penyederhanaan prosedur aplikasi, serta kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mempercepat proses perizinan dan pembangunan rumah.
Dengan total plafon Rp2,7 triliun yang telah dicairkan, rata-rata nilai pembiayaan per unit mencapai sekitar Rp163,5 juta. Angka ini menunjukkan kemampuan BSN dalam menyediakan paket kredit yang terjangkau tanpa mengorbankan prinsip syariah.
Ke depan, diharapkan sinergi antara kementerian, bank syariah, dan stakeholder lain dapat mempercepat pencapaian target 3 juta rumah, sekaligus memperluas inklusi keuangan melalui produk-produk pembiayaan yang adil dan berkelanjutan.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet