LintasWarganet.com – 17 April 2026 | Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat program irigasi perpompaan (Irpom) demi meningkatkan produktivitas sektor pertanian nasional. Program ini difokuskan pada pembangunan dan rehabilitasi jaringan pompa air di daerah‑daerah yang masih bergantung pada sumber air konvensional.
Irpom direncanakan mencakup tiga fase utama: (1) instalasi pompa listrik dan diesel di wilayah prioritas, (2) modernisasi sistem kontrol otomatis untuk mengoptimalkan distribusi air, serta (3) pelatihan petani dalam pengelolaan irigasi berbasis teknologi. Pemerintah menargetkan lebih dari 1.500 titik pompa baru serta renovasi sekitar 800 pompa lama dalam lima tahun ke depan.
- Peningkatan hasil panen: Analisis awal menunjukkan potensi kenaikan produksi padi, jagung, dan kedelai hingga 15‑20 persen di wilayah yang terintegrasi dengan Irpom.
- Pengurangan risiko kekeringan: Sistem pompa yang handal dapat menjamin pasokan air selama periode tidak hujan, sehingga mengurangi kerugian petani.
- Efisiensi energi: Penggunaan pompa berteknologi tinggi dipadukan dengan sumber energi terbarukan, seperti panel surya, diharapkan menurunkan biaya operasional.
Anggaran yang dialokasikan untuk Irpom pada tahun anggaran 2024 mencapai Rp 7,2 triliun, dengan sebagian besar dana berasal dari Kementerian Pertanian dan dukungan lembaga keuangan internasional. Seluruh proyek akan diawasi oleh tim khusus yang terdiri dari pejabat kementerian, ahli irigasi, dan perwakilan petani.
“Irigasi perpompaan bukan sekadar infrastruktur, melainkan katalisator peningkatan kesejahteraan petani,” ujar Mentan dalam konferensi pers di Jakarta. “Dengan akses air yang lebih stabil, petani dapat menerapkan pola tanam berkelanjutan dan meningkatkan nilai jual produk mereka.”
Pemerintah juga menyiapkan skema subsidi bagi petani kecil yang akan menggunakan layanan Irpom, serta mekanisme monitoring berbasis aplikasi digital untuk memantau kinerja pompa secara real‑time.
Jika berhasil, program Irpom diproyeksikan dapat menambah kontribusi pertanian terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional sebesar 0,4 poin persentase pada akhir 2029.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet